BANYUMAS – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberikan kejutan kepada warga di acara Pasar Murah Inflasi Banyumas (SARAHSIMAS), Jumat (31/7/2026). Sebanyak 100 paket sembako yang semula dijual dengan harga tebus Rp10 ribu dibayarkan langsung oleh Bupati sehingga warga penerima kupon mendapatkannya secara gratis.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas itu dihadiri ratusan warga Kelurahan Kranji dan Kelurahan Sokanegara.
Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menjelaskan bahwa pasar murah ini menyediakan 100 paket sembako tebus murah dengan harga khusus Rp10 ribu dari harga normal Rp84 ribu per paket. Selain itu, Unit Pengelola Zakat (UPZ) DKUKMP juga membagikan 60 paket sembako gratis.
“Namun Bupati memutuskan untuk menggratiskan 100 paket tebus murah tersebut. Beliau langsung membayarkan seluruh biayanya,” ujar Gatot.
Kebijakan tersebut disambut antusias oleh warga yang telah mengantre sejak pagi. Salah satu penerima kupon, Siti (45), mengaku kaget sekaligus bersyukur.
“Saya sudah siap bayar Rp10 ribu, ternyata malah gratis. Sangat membantu, apalagi harga sembako sedang mahal-mahalnya,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Sadewo menyampaikan bahwa inflasi di Kabupaten Banyumas saat ini masih terkendali. Namun, pemerintah daerah tetap waspada dan berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta kelancaran distribusi.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri. Kami bersinergi dengan Bank Indonesia, Perum Bulog, dunia usaha, pelaku distribusi, dan masyarakat. Semua pihak harus bergerak bersama,” tegasnya.
Sadewo menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar. Ia berharap program SARAHSIMAS dapat menjadi salah satu instrumen efektif dalam menekan laju inflasi di tingkat konsumen.

Dukungan untuk UMKM
Di sela-sela kegiatan, Bupati juga menerima bantuan 10 unit tenda sarnavil dari PT Indomarco Prismatama. Bantuan tersebut diberikan kepada Bidang UMKM DKUKMP Kabupaten Banyumas untuk menunjang promosi dan pemasaran produk lokal.
“Kami mengapresiasi dukungan dari dunia usaha. Ini bentuk kolaborasi nyata untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan,” ujar Sadewo.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk lokal dan memperkuat semangat gotong royong. “Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Banyumas mampu menjaga inflasi dan mewujudkan kesejahteraan,” pungkasnya.
Penulis : Alexander Bumi
Editor : Angga Saputra







