PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat kinerja positif pada layanan angkutan barang selama periode Januari–Mei 2026. Total volume barang yang diangkut mencapai 571.307 ton, atau naik sekitar 2 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 560.718 ton.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan bahwa berbagai komoditas strategis turut mendorong peningkatan ini. Mulai dari semen, bahan bakar minyak (BBM) dan avtur, pupuk, hingga Barang Hantaran Paket (BHP).
“Komoditas dengan volume angkutan terbesar masih didominasi oleh semen sebanyak 313.240 ton, disusul BBM dan avtur sebesar 246.865 ton. Sementara itu, angkutan pupuk mencapai 7.650 ton dan BHP sebanyak 3.552 ton,” jelas As’ad, Jumat (12/6/2026).
Ketepatan Waktu Mencapai 99,58%
Tak hanya volume, KAI Daop 5 Purwokerto juga menjaga keandalan layanan. Selama Januari–Mei 2026, rata-rata On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta api barang tercatat 99,58 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 97,65 persen.
“Kereta api memiliki keunggulan dalam mengangkut berbagai komoditas karena kapasitas angkut yang besar, tingkat keselamatan yang tinggi, serta efisiensi yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan agar distribusi logistik dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar As’ad.
Dorong Logistik Hijau dan Kurangi Kemacetan
Menurut As’ad, peralihan distribusi logistik ke kereta api juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat, seperti mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan berat di jalan raya, menekan risiko kecelakaan, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.
“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan guna mendukung kebutuhan logistik nasional secara berkelanjutan,” tutup As’ad.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








