INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Jelang Idul Adha, Wabup Banyumas Temukan Harga Hewan Kurban Naik Rp5.000 per Kg

Jelang Idul Adha, Wabup Banyumas Temukan Harga Hewan Kurban Naik Rp5.000 per Kg

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti saat memantau harga hewan kurban di Pasar Hewan Ajibarang, Rabu (20/5/2026). (Foto : Sub Bag Prokompim Setda Banyumas)

Rabu, 20 Mei 2026

BANYUMAS – Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, turun langsung memantau harga dan stok bahan pokok penting (bapokting) serta hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pemantauan dilakukan di Pasar Hewan Ajibarang dan Pasar Manis Purwokerto pada Rabu (20/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Lintarti didampingi oleh Kepala Bank Indonesia Cabang Purwokerto, Christoveny, serta sejumlah pejabat terkait. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Harga Hewan Kurban Naik Tipis

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Hewan Ajibarang, Lintarti menemukan adanya kenaikan harga hewan kurban.

“Harga hewan kurban mengalami kenaikan tipis, yakni berada di kisaran Rp5.000 per kilogram,” ujarnya.

Namun, kenaikan tersebut berdampak langsung pada melemahnya daya beli masyarakat. Lintarti mencatat, terjadi penurunan daya beli sekitar 5 persen dibanding periode sebelumnya.

Kondisi ini dinilai sebagai dampak dari efisiensi ekonomi yang tengah berlangsung.

Peternak Optimistis Sisa Waktu Sepekan

Meski daya beli menurun, Lintarti menyebut para peternak dan pedagang masih optimistis. Mereka meyakini sisa waktu satu minggu jelang Idul Adha dapat dimanfaatkan untuk mendongkrak penjualan.

“Momen minggu terakhir ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani dan peternak untuk memasarkan seluruh stok hewan ternak mereka,” pungkasnya.

Pemantauan intensif akan terus dilakukan, termasuk di Pasar Hewan Sokaraja pada Sabtu mendatang. Targetnya, seluruh pasokan hewan kurban milik peternak bisa terserap sebelum hari raya tiba.

Harga Bahan Pokok di Pasar Manis Stabil

Selain memantau hewan ternak, Lintarti juga mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto. Hasilnya, harga berbagai komoditas kebutuhan pokok terpantau aman dan relatif stabil.

“Secara keseluruhan harga barang-barang kebutuhan pokok seperti cabai, sayur-mayur, beras, hingga daging potong terpantau masih stabil dan bertahan di harga normal,” jelasnya.

Hanya bawang merah yang mengalami sedikit kenaikan harga. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar karena dipicu oleh peningkatan permintaan masyarakat jelang hari raya.

“Ketersediaan seluruh bahan pokok di pasar tersebut aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul Adha mendatang,” tutup Lintarti.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tantangan Kedaulatan Informasi Jadi Sorotan di Peringatan Harkitnas Banyumas

Selanjutnya

Fakultas Farmasi UMP dan BRIN Jalin Kolaborasi Riset Kanker Payudara

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Rabu, 20 Mei 2026

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Rabu, 20 Mei 2026

Dampak Dolar AS Menguat, Harga Kedelai di Banyumas Tembus Rp10.600 per Kilogram

Dampak Dolar AS Menguat, Harga Kedelai di Banyumas Tembus Rp10.600 per Kilogram

Rabu, 20 Mei 2026

Selanjutnya
Fakultas Farmasi UMP dan BRIN Jalin Kolaborasi Riset Kanker Payudara

Fakultas Farmasi UMP dan BRIN Jalin Kolaborasi Riset Kanker Payudara

Dampak Dolar AS Menguat, Harga Kedelai di Banyumas Tembus Rp10.600 per Kilogram

Dampak Dolar AS Menguat, Harga Kedelai di Banyumas Tembus Rp10.600 per Kilogram

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com