INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Demo Ojol Purwokerto Hari Ini: Desak UU Transportasi Online dan Hapus Opsen Pajak

Demo Ojol Purwokerto Hari Ini: Desak UU Transportasi Online dan Hapus Opsen Pajak

Seorang orator membakar semangat massa aksi saat demo driver online di Alun-alun Purwokerto, Rabu (20/5/2026).

Rabu, 20 Mei 2026

FOKUS UTAMA – Ratusan driver ojek online (ojol) membanjiri pusat Kota Purwokerto, Rabu (20/5/2026). Mereka menggelar aksi damai menuntut keadilan tarif, sekaligus menyoroti besarnya potongan pendapatan yang dinilai merugikan mitra pengemudi.

Aksi yang digagas komunitas Driver Online Banyumas Raya Kompak (Dobrak) ini merupakan bagian dari gerakan serentak di 16 daerah di Indonesia. Dalam aksinya, para driver mengeluhkan potongan sistem yang membuat pendapatan bersih mereka jauh di bawah tarif yang dibayar pelanggan.

Tuntutan: dari Tarif hingga Opsen Pajak

Koordinator aksi yang juga Ketua Dobrak, Anggoro Rino Pambudi, menyebut ada empat tuntutan nasional dan satu tuntutan lokal yang dibawa dalam demo kali ini.

“Empat tuntutan nasional kami yakni kenaikan tarif roda dua, regulasi khusus untuk layanan makanan dan barang, ketentuan tarif bersih ASK (Aplikasi, Saweran, Konsumen), serta pengesahan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia. Sementara untuk tuntutan lokal, kami meminta penghapusan opsen pajak,” ujar Anggoro di lokasi aksi.

‘Order Rp15 Ribu, Driver Cuma Terima Rp10 Ribu’

Keluhan utama yang paling menyita perhatian dalam orasi para driver adalah besarnya selisih antara biaya yang dibayar pelanggan dengan pendapatan bersih yang masuk ke kantong pengemudi.

Menurut Anggoro, potongan yang dialami driver tidak hanya berasal dari komisi utama aplikator, tetapi juga biaya platform dan berbagai layanan tambahan lainnya. Hal ini diperparah dengan sistem yang mewajibkan driver berlangganan fitur tertentu agar tidak kehilangan pesanan.

“Tarif order Rp15 ribu untuk roda dua, yang kami terima cuma sekitar Rp10 ribu. Kalau roda empat malah lebih parah lagi, sekitar Rp12 ribuan. Potongannya besar sekali,” keluhnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat driver merasa dieksploitasi. “Sudah dipotong 20 persen, masih ada biaya platform dan lain-lain. Kalau tidak ikut fitur berlangganan, order bisa sepi. Akhirnya pendapatan driver makin kecil,” tegas Anggoro.

Desak Payung Hukum yang Lebih Adil

Tak hanya persoalan potongan, para pengemudi juga mendesak pemerintah untuk segera menghadirkan payung hukum yang mampu melindungi mitra transportasi online secara menyeluruh.

Massa aksi menilai regulasi yang ada saat ini masih timpang dan belum memberikan kepastian terkait hubungan kerja antara aplikator, pengemudi, dan konsumen. Mereka berharap keberadaan Undang-Undang Transportasi Online dapat mengatur secara jelas soal tarif, mekanisme potongan, hingga jaminan perlindungan kerja bagi driver.

Aksi Tertib, Dijadwalkan Audiensi dengan DPRD

Aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di Jalan S. Parman ini berlangsung tertib. Para peserta kemudian bergerak melintasi Jalan Jenderal Soedirman menuju Alun-alun Purwokerto sekitar pukul 09.00 WIB.

Sejumlah aparat kepolisian diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi. Hingga siang hari, perwakilan driver masih melakukan dialog dan audiensi dengan DPRD setempat untuk menyampaikan secara langsung seluruh tuntutan mereka.

Aksi serupa dengan tuntutan yang sama juga dilaporkan berlangsung di Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, hingga Balikpapan.

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kata-Kata Setelah 28 Tahun Reformasi

Selanjutnya

Audiensi Demo Ojol Purwokerto: DPRD dan Pemkab Banyumas Teken Petisi Dukung RUU Transportasi Online

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Fakultas Farmasi UMP dan BRIN Jalin Kolaborasi Riset Kanker Payudara

Fakultas Farmasi UMP dan BRIN Jalin Kolaborasi Riset Kanker Payudara

Rabu, 20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Banyumas Temukan Harga Hewan Kurban Naik Rp5.000 per Kg

Jelang Idul Adha, Wabup Banyumas Temukan Harga Hewan Kurban Naik Rp5.000 per Kg

Rabu, 20 Mei 2026

Tantangan Kedaulatan Informasi Jadi Sorotan di Peringatan Harkitnas Banyumas

Tantangan Kedaulatan Informasi Jadi Sorotan di Peringatan Harkitnas Banyumas

Rabu, 20 Mei 2026

Selanjutnya
Audiensi Demo Ojol Purwokerto: DPRD dan Pemkab Banyumas Teken Petisi Dukung RUU Transportasi Online

Audiensi Demo Ojol Purwokerto: DPRD dan Pemkab Banyumas Teken Petisi Dukung RUU Transportasi Online

Ketua DPRD Banyumas : “Kami Akan Meneruskan Suara Rakyat ke Tingkat Atas”

Ketua DPRD Banyumas : "Kami Akan Meneruskan Suara Rakyat ke Tingkat Atas"

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com