INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

18.313 Peserta UTBK di Unsoed, Mayoritas Akui Soal Penalaran Paling Bikin Pusing

18.313 Peserta UTBK di Unsoed, Mayoritas Akui Soal Penalaran Paling Bikin Pusing

Pengecekan berkas peserta UTBK-SNBT 2026 di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, Jumat (24/4/2026). (Foto : Keisya Aina)

Jumat, 24 April 2026

PURWOKERTO – Ribuan calon mahasiswa memadati Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sejak hari pertama pelaksanaan UTBK-SNBT 2026, Selasa (21/4/2026). Gelombang ujian akan berlangsung hingga 30 April 2026 dengan dua sesi per hari.

Suasana tegang sekaligus antusias tampak dari wajah para peserta. Bagi mereka, ujian ini adalah gerbang menuju perguruan tinggi impian.

Unsoed Siapkan 21 Ruang di 11 Lokasi

Dilansir dari website resmi Unsoed, panitia setempat mencatat total peserta 18.313 orang. Untuk mengakomodasi jumlah tersebut, Unsoed menyediakan 21 ruang ujian yang tersebar di 11 lokasi, antara lain:

· Fakultas Peternakan
· Fakultas Kedokteran
· Fakultas MIPA
· Laboratorium Riset
· Gedung D Teknologi Pertanian
(Fakultas Pertanian)
· UPA Bahasa
· Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis
· Gedung D FISIP
· Fakultas Ilmu Budaya
· Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
· Gedung IAB SBSN

Panitia juga memasang banner sambutan, papan informasi peserta, serta papan penunjuk arah untuk memudahkan para peserta menemukan ruang ujiannya.

“Soal Penalaran Menguras Otak”

Di Laboratorium Riset, Jumat (24/4/2026), para peserta terlihat asyik membaca papan pengumuman. Salah satunya, Dewi, peserta asal Gombong yang mengincar prodi Administrasi Publik.

Meski sudah mempersiapkan diri matang, Dewi mengaku soal-soal dalam UTBK tahun ini cukup menantang, terutama bagian penalaran dan literasi.

“Soalnya lumayan menguras pikiran, apalagi di bagian penalaran dan bacaan. Harus benar-benar fokus dan cepat,” ujar Dewi.

Sementara itu, peserta asal Cilongok, Sastra Bumi, mengaku soal ujian cukup menantang dan di luar perkiraannya. Ia menyebut, selain menguras kemampuan penalaran, materi yang diujikan tidak sepenuhnya sesuai dengan yang telah dipelajarinya sebelumnya.

“Benar-benar harus fokus. Soal ujian tidak seperti yang saya pelajari sebelumnya, semoga hasilnya tetap bagus dan bisa lolos,” ujarnya.

Sastra Bumi merupakan siswa dari salah satu sekolah menengah atas negeri di Purwokerto dan mengikuti UTBK-SNBT pada hari sebelumnya, Kamis (23/4/2026)

Materi UTBK 2026: TPS dan Tes Literasi

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 terdiri dari dua materi utama:

1. Tes Potensi Skolastik (TPS) – mencakup penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.
2. Tes Literasi – meliputi literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

Persaingan Sengit, Kesehatan Masih Primadona

Ibu Ratna, pendamping peserta asal Banjarnegara, mengaku sudah datang sejak pukul 05.30 WIB untuk menemani keponakannya yang ingin masuk Pendidikan Dokter – prodi dengan tingkat keketatan tertinggi setiap tahun.

“Semoga bisa mengerjakan soal dengan lancar dan mendapat hasil terbaik,” ujar Ibu Ratna penuh harap.

Berdasarkan data SNPMB tahun sebelumnya, persaingan tertinggi di jenjang diploma didominasi prodi bisnis dan administrasi. Sementara pada jenjang sarjana, prodi kesehatan seperti Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Kedokteran Gigi masih menjadi incaran utama dengan tingkat keketatan paling tinggi.

Momen Penentu ke Perguruan Tinggi Idaman

Bagi para peserta, UTBK-SNBT bukan sekadar ujian. Ini adalah momen krusial yang menentukan langkah mereka menuju kampus idaman. Tak hanya peserta, orang tua yang setia mendampingi juga turut berharap. Doa dan kerja keras selama ini semoga membuahkan hasil terbaik. (Keisya Aina)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Mahasiswa Dibekali Keselamatan Berkendara, Satlantas Polresta Banyumas Gelar Sosialisasi di Kampus

Selanjutnya

Ponpes Modern ZIIS Banyumas Resmikan Gedung Satria, Padepokan Tapak Suci dan Luncurkan PKBM Muhammadiyah

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Meninggal Saat Berlayar, Jenazah Nakhoda Kapal Mina Karunia Abadi Berhasil Dievakuasi Basarnas

Meninggal Saat Berlayar, Jenazah Nakhoda Kapal Mina Karunia Abadi Berhasil Dievakuasi Basarnas

Sabtu, 13 Juni 2026

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Lestarikan Permainan Tradisional di Alun-alun Kota Lama Banyumas

Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Lestarikan Permainan Tradisional di Alun-alun Kota Lama Banyumas

Sabtu, 13 Juni 2026

Puncak Demo Aliansi Mahasiswa Banyumas Raya: Pendopo Diduduki, Bupati Berjanji Sampaikan ke Pusat, Massa Ancang-ancang Aksi Lanjutan

Puncak Demo Aliansi Mahasiswa Banyumas Raya: Pendopo Diduduki, Bupati Berjanji Sampaikan ke Pusat, Massa Ancang-ancang Aksi Lanjutan

Sabtu, 13 Juni 2026

Selanjutnya
Ponpes Modern ZIIS Banyumas Resmikan Gedung Satria, Padepokan Tapak Suci dan Luncurkan PKBM Muhammadiyah

Ponpes Modern ZIIS Banyumas Resmikan Gedung Satria, Padepokan Tapak Suci dan Luncurkan PKBM Muhammadiyah

KKN HUTAN KITA

TEMAN MASA KECIL

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com