Nama Opick telah lama melekat sebagai penyanyi religi dengan segudang lagu hits. Namun, di balik kesuksesannya di dunia musik, pria bernama asli Aunur Rofiq Lil Firdaus ini ternyata juga merambah dunia periklanan hingga perfilman. Bahkan, ia tak hanya sekadar bermain, tetapi juga terlibat penuh di balik layar.
Kiprah Opick tidak hanya sebatas panggung musik. Ia mengaku kerap menerima tawaran membintangi iklan, baik di televisi maupun radio.
“Alhamdulillah, saya sering diminta untuk membintangi beberapa iklan di televisi maupun radio. Kita patut bersyukur ya, berkah dari menyanyikan lagu-lagu religi yang bisa diterima semua kalangan,” ungkap Opick.
Menurutnya, nama yang dikenal luas publik menjadi salah satu pintu rezeki sekaligus amanah untuk terus berkarya.
Filosofi Hidup Sederhana: “Do, Go, and Flow”
Di balik kesuksesan yang diraih, Opick memiliki filosofi hidup yang sederhana namun sarat makna. Ia percaya bahwa mimpi besar tidak perlu dimulai dengan cara yang muluk-muluk.
“Do, go, and flow saja,” ujarnya dikutip dari laman biografku.com.
Ia menambahkan, selama seseorang yakin bahwa apa yang dikerjakan membawa kebaikan bagi banyak orang, disertai konsistensi dan doa, maka hasil dari ikhtiar tersebut akan mudah diraih. Satu hal yang menurutnya tak boleh ditinggalkan adalah kesabaran.
Merambah Layar Lebar, Opick Penuhi Obsesi Lama
Jika selama ini publik mengenal Opick sebagai “tombo ati” lewat lagu-lagunya, kini ia juga mulai meninggalkan jejak di dunia film. Bukan sekadar ikut main, keterlibatannya dalam film Di Bawah Langit menunjukkan sisi lain dari idealisme sang seniman.
Opick mengaku memiliki kegelisahan dan antusiasme yang besar ketika menerima tawaran bermain film. Obsesi untuk membuat karya sinematik telah lama mengendap dalam dirinya.
Yang menarik, dalam film perdananya ini, Opick tidak hanya berperan sebagai pemain. Ia turut mendanai proses produksi dan terlibat langsung dalam hampir seluruh elemen pembuatan film. Mulai dari produser, sutradara, penata musik, penulis skenario, hingga aktor, ia jalani sendiri.
Langkah ini bisa dibilang berani, mengingat tidak banyak penyanyi yang bersedia mengambil risiko sebesar itu di industri perfilman.
Menghadirkan Film Alternatif untuk Masyarakat
Melalui Di Bawah Langit, Opick ingin menampilkan sesuatu yang berbeda. Ia ingin menghadirkan film yang menjadi alternatif tontonan bagi masyarakat, tidak sekadar mengikuti arus film-film dengan alur yang nyaris sejenis.
Film yang digarapnya mengangkat kisah tentang masyarakat pesisir yang termarjinalkan. Intinya, cerita tentang mereka yang terpinggirkan tetapi tetap teguh dalam menjalankan ibadah.
“Kita ingin menyajikan film yang punya makna dan bisa menjadi pilihan lain bagi penonton,” ungkap Opick tentang idealisme di balik karyanya.
Dari panggung musik, layar kaca, hingga layar lebar, Opick membuktikan bahwa konsistensi dan keberanian mengambil langkah baru dapat membuka jalan kesuksesan yang lebih luas. Dengan prinsip “do, go, and flow”, ia terus mengalirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan mendalam bagi masyarakat. (Angga Saputra)







