INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tiran

Tiran
Jumat, 2 Januari 2026

Oleh : Rangga Sujali 

13.000 kepulauan, 1.300 suku bangsa, 718 bahasa daerah -belum termasuk dialek dan sub dialek, 350 juta penduduk. 

Gambaran kompleksitas berbangsa-bernegara di Indonesia. Besar dan rumit. Akan rumit pula dibandingkan dengan bangsa dan negeri mana pun. Tiap suku bangsa punya karakter dan patron tersendiri. Agamis-spiritualis, patrilineal-matrilineal, agraris-maritim, industrialis-tradisional, kapitalis-sosialis.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Sungguh rumit dan bikin limbung. Siapa pun yang memimpin negeri ini, tak cukup dengan pintar berteori, berargumen, apa lagi sekadar berorasi. Maka tak usah berharap banyak dari kaum elit yang hanya mengerti bagaimana mengambil keputusan. Karena abai realitas di bawah. Dia tidak pernah merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan pendidikan yang baik. Atau sekadar mendapat akses kesehatan yang mudah dan murah.

Jangan pula berharap mendapat pemimpin yang pintar, jujur, dan berintegritas. Sepintar apa pun menjadi kambing congek ketika head to head dengan Dhawuh ketua partai. Sejujur apa pun akan ikut arus, karena ketika berurusan dengan upeti, menerima salah-menolak pun jadi masalah. Integritas hanya dijunjungkan kepada partai pengusung.

Limbung bangsaku nan kaya. Mencari seorang pemimpin yang tangguh sungguh bukan hal mudah. Ketika eforia demokrasi hanya menghasilkan kegilaan corupt-culture di segala lini. Dari aparat desa sampai pusat, bersekongkol dengan pengusaha dan para blantik. Sambil tertawa pongah, kapitalis berkata, “Maka jadilah pengusaha supaya bisa membeli kepala penguasa. Tanpa malu pula, banyak penguasa yang menjadi antek pengusaha.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Jadi ingat tahun 1990-an, wawancara dengan almarhum Prof. Dr. Umar Kayam, “Kita butuh seorang tiran..”

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Layanan Arus Balik Nataru, Polresta Banyumas All Out

Selanjutnya

Kades Klapagading Kulon Resmi Pecat Sembilan Perangkat Desa, Ini Alasannya

TERBARU

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Perkara Hogi Minaya Usai, Tapi Pertanyaan Besar Tentang Keadilan dan Stigma Masih Menggantung

Rabu, 4 Februari 2026

SLAMET

SLAMET

Rabu, 4 Februari 2026

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Langkah Awal Ketua Baru DPRD Banyumas: Hentikan Praktik Rangkap Jabatan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya
Kades Klapagading Kulon Resmi Pecat Sembilan Perangkat Desa, Ini Alasannya

Kades Klapagading Kulon Resmi Pecat Sembilan Perangkat Desa, Ini Alasannya

Warga Karang Pelem Syukuran Bak Air Bersih, PT DBA Dukung Reklamasi Lahan

Warga Karang Pelem Syukuran Bak Air Bersih, PT DBA Dukung Reklamasi Lahan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com