INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tiga Buruh Harian Terjerat Pasal Berat Tambang Ilegal, Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Abolisi

Tiga Buruh Harian Terjerat Pasal Berat Tambang Ilegal, Kuasa Hukum Ajukan Permohonan Abolisi

Kuasa Hukum tiga buruh harian lepas di sekitar lokasi tambang emas, H. Djoko Susanto SH saat menyampaikan keterangan kepada media, Kamis (1/1/2026)

Kamis, 1 Januari 2026

FOKUS UTAMA – Penahanan tiga buruh harian lepas di sekitar lokasi tambang emas di Dusun Tajur, Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang kembali memantik perhatian publik. Meski berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan ke Kejaksaan, kuasa hukum para terdakwa mengambil langkah mengejutkan dengan mengajukan permohonan abolisi langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Tiga terdakwa, yakni Yanto, Slamet Marsono, dan Gito Zenal, disebut bukan pemilik maupun pengelola tambang. Mereka hanya bekerja sebagai buruh harian dengan upah Rp100 ribu per hari. Ironisnya, kini mereka harus menghadapi ancaman pasal berat terkait pengelolaan tambang ilegal.

Kuasa hukum, H Djoko Susanto SH atau akrab disapa Djoko Kumis, menegaskan bahwa pengajuan abolisi bukan bentuk perlawanan terhadap proses hukum. Langkah ini, menurutnya, diambil demi menghadirkan keadilan substantif bagi buruh kecil yang dinilai menjadi korban sistem.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Klien kami ini bukan bos tambang. Ada yang hanya sopir, buruh angkut, penjaga rumah, bahkan ada yang baru enam hari bekerja sudah ditangkap. Mereka buruh kecil, bukan pengendali tambang,” ujar Djoko, Kamis (1/1/2026).

Djoko menjelaskan, setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk mengajukan abolisi, amnesti, maupun grasi sebagaimana diatur dalam UUD 1945. Surat permohonan abolisi akan dikirimkan kepada Presiden RI dengan tembusan ke Ketua DPR, Jaksa Agung, Kapolri, hingga Kapolda.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Permohonan tersebut dilandasi pertimbangan kemanusiaan dan yuridis. Menurut Djoko, lokasi tambang yang dimaksud sudah lama tidak beroperasi. Para terdakwa hanya menjaga peralatan lama, bukan melakukan aktivitas penambangan aktif.

“Pertanyaannya sederhana, pantaskah buruh harian lepas dengan penghasilan pas-pasan didakwa dengan pasal berat seperti Pasal 116 ayat 2?” sindirnya.

Djoko menambahkan, pihaknya tidak akan membedah pokok perkara karena itu ranah pengadilan. Namun ia mengingatkan agar hukum tidak hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Kami berjuang dulu. Dikabulkan atau tidak, itu urusan nanti. Tapi hak konstitusional klien kami wajib diperjuangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Beny Timor, memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

“Kasus ini ditangani sesuai aturan yang berlaku,” singkatnya kepada wartawan. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tanpa Kembang Api, Banyumas Fokus pada Keamanan Tahun Baru 2026

Selanjutnya

Penataan SOTK Baru, Bupati Banyumas Lantik 159 Pejabat

TERBARU

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya
Penataan SOTK Baru, Bupati Banyumas Lantik 159 Pejabat

Penataan SOTK Baru, Bupati Banyumas Lantik 159 Pejabat

Pemkab Banyumas Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama di Pendopo Si Panji

Pemkab Banyumas Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa Bersama di Pendopo Si Panji

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com