FOKUS UTAMA – Luckyando Fachri Abdurahman, atlet bulu tangkis cilik asal Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Banyumas, mencatatkan prestasi membanggakan di dua turnamen tingkat Asia yang digelar di Singapura, November 2025.
Dalam ajang PAPAGO Badminton Carnaval 2025 di KFG Badminton Arena, 17–23 November, Lucky berhasil menembus 8 besar dari total 256 peserta yang berasal dari lima negara: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan China.
Tak berhenti di situ, pada WYSE Acfive Cup 2025 yang berlangsung 24–30 November, Lucky sukses meraih Juara 3.
“Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Banyumas, khususnya yang menjadi kekuatan dan semangat untuk Lucky,” ujar sang ibu, Tri Yuli Setianingsih.
Profil Lucky Fachri Abdurahman
Meski baru berusia 10 tahun, siswa SDN 01 Cilongok ini telah menunjukkan bakat luar biasa sejak dini. Lucky mulai mengenal bulu tangkis di usia 4 tahun saat berlatih bersama pebulu tangkis Geri di Cilongok. Konsistensi latihan membuat kemampuannya terus meningkat hingga akhirnya bergabung dengan PB Kartika pada usia 7 tahun.
“Lucky mulai masuk PB Kartika sejak kelas 1 SD, dan perkembangannya selalu positif,” kata sang ayah, Jajang Abdurokhman.

Selain fokus berlatih, Lucky tetap menjaga prestasi akademiknya di sekolah. Menjelang kejuaraan Asia, orang tuanya menekankan pentingnya semangat, kerendahan hati, dan proses belajar berkelanjutan.
“Menang ataupun kalah, kami berharap anak kami tetap semangat, rendah hati, dan terus berproses. Kami juga berharap KONI Banyumas semakin mendukung pembinaan atlet muda,” tambah Jajang.
Inspirasi untuk Banyumas
Prestasi Lucky diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak Banyumas untuk berani berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional. Orang tuanya menekankan bahwa perjalanan seorang atlet bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan tentang disiplin, ketangguhan, dan menikmati proses. (Angga Saputra)
