BANYUMAS – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar bimbingan manasik haji 2024 bertempat di gedung IPHI yang terletak di Jalan Gerilya Purwokerto. Rabu, (17/4).
Bimbingan manasik haji yang dibuka oleh PJ Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro ini dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Ibnu Asaddudin, PJ Sekda Kabupaten Banyumas H. Junaidi, Kasi PHU Purwanto Hendro Puspito, Pimpinan Bank Penerima Setoran BPS, BPIH, Ketua KBIUH Se-Kabupaten Banyumas, dan para petugas haji.
Ibnu Asaddudin Kepala Kankemenag Banyumas selaku penyelenggara kegiatan ini menyampaikan bahwa, “Haji ini adalah panggilan. Tentu ada yang sudah pintar menguasai materi dan ada yang belum. Negara tentu hadir menyelenggarakan manasik haji. Pelaksanaan bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Banyumas ini digelar selama dua hari. Yakni dari hari ini 17 April 2024 hingga 18 April 2024 mendatang. Ada 17 kali, hari ini adalah manasik perdana. Selanjutnya akan diadakan manasik ditingkat kawedanan,” ungkapnya.
Ibnu menambahkan, “Nantinya akan ditutup manasik masal di GOR Satria Purwokerto. Saya sampaikan, pada hari ini ada 1.173 calon jamaah haji Kabupaten Banyumas, terdiri dari peserta 1.142, 9 petugas haji daerah, 2 KBIUH, 20 PPIH Kloter. Jamah yang tertua Bapak Ramelan umur 88 tahun dari Kelurahan Bantarsoka Purwokerto Barat, dan yang termuda Akbar Cahyo Purnomo usia 21 tahun dari Desa Sikapat Kecamatan Sumbang. Biaya kegiatan ini diambil dari nilai manfaat. Dari 25 juta yang dibayarkan jamaah, dikembalikan untuk kegiatan hari ini.”
“Terkakhir, tagline haji ramah lansia, mabrur, sehat, dan barokah. Itu tagline Nasional. Sementara tagline Haji Banyumas, mangkat bareng, bali bareng, mabrur bareng,” imbuhnya.
Sementara itu Hanung Cahyo Saputro PJ Bupati Banyumas menyampaikan, “Dari rombongan 1.173 ini yang sudah pernah haji ada 25 orang. Yang sudah pernah saya minta untuk ikut memberi tahu yang belum pernah haji. Misal dalam menggunakan pakaian ihrom, maka yang sudah bisa, ajari yang belum bisa menggunakan ihrom.”
“Berikutnya, jaga kesehatan sebelum berangkat. Informasi yang saya terima, bapak ibu akan berangkat ke Donohudan tanggal 11 Mei 2024. Tapi nanti kloter pertama tanggal 16 Mei 2024. Maka dari itu, menjelang keberangkatan, jaga pola makan. Sempatkan pula untuk olahraga. Jaga pola tidur, jangan tidur larut malam.”
“Supaya pada saat pemberangkatan nanti, kondisi badan benar-benar fit. Tak kalah penting adalah sabar. Kondisi apapun nanti di tanah suci, sabar saja.”
“Untuk itu, ikuti kegiatan bimbingan manasik haji ini dengan baik, dengan seksama. Tanyakan apabila dalam penyampaian materi, ada yang kurang bisa dipahami,” pungkas Hanung.
Sumber : sibawor.org