INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kakorklantas Sebut Kemacetan Merak Akibat Penerapan Delaying System

Minggu, 7 April 2024

NASIONAL, indiebanyumas.com– Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan kepadatan kendaraan yang akan menuju Pelabuhan Merak pada H-4 Lebaran ini merupakan imbas dari penerapan delaying system.

Delaying System adalah pola menahan kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak di berbagai titik. Tujuannya agar tak terjadi kepadatan kendaraan di pelabuhan dan dermaga.

Dikutip dari CNN Indonesia, Aan menerangkan sejak Jumat (5/4) malam tadi jumlah kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak meningkat 5 persen. Hal tersebut, kata dia, menyebabkan kepadatan di area pelabuhan sejak malam hingga pagi ini.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Ada antrean yang cukup panjang, kami sudah melakukan beberapa upaya, beberapa pengaturan di Merak ini, karena merak ini lain dengan jalan tol karateristiknya. Kita harus mengatur kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan,” kata Aan kepada wartawan, Sabtu (6/4).

Aan menyebut sejak malam tadi pihaknya telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa delaying system untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Ada penambahan delaying sistem di KM 13 di Tangerang, kemudian di Munih, juga sudah kita gunakan. Namun memang volume padat, sehingga terjadi antrean. Terjadi antrean sampai tadi ke gate Merak kurang lebih 2 km dari gate Merak,” tuturnya.

Penerapan delaying system itu, kata Aan, menyebabkan antrean kendaraan yang akan menuju ke Pelabuhan Merak. Namun, lanjut dia, cara itu harus dilakukan agar arus lalu lintas kendaraan di area pelabuhan tetap mengalir.

“Yang kita kelola ini ada beberapa titik krusial mengarah ke pelabuhan, antara kendaraan masuk dan keluar ini tidak boleh terjadi penguncian. Kalau sudah terjadi yang keluar tidak bisa masuk, yang mau masuk tidak bisa masuk, ini akan mengunci dan dampaknya akan lebih luas lagi,” ucap Aan.

“Kita atur, ini mohon maklum kepada masyarakat, akibat dari delaying system ini tentu tidak memuaskan semua pihak. Ini kebijakan yang tidak populis, kebijakan yang pahit tapi harus kita lakukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Aan menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait penambahan kapal hingga mempercepat proses bongkar muat. Langkah ini diharapkan mampu untuk mengurai antrean kendaraan menuju ke pelabuhan.

“Ada dua pelabuhan di Lampung hanya melakukan dua, tiba dan berangkat, jadi tidak mengangkut pemudik yang dari Sumatera ke Jawa, jadi ada dua dermaga itu khusus bongkar dan kembali lagi ke Merak. Ini upaya-upaya yang dilakukan teman-teman dari ASDP dan Ditjen Perhubungan Darat,” kata Aan.

“Kemudian kita juga sempat untuk angkutan barang, golongan 6, 7, 8, sampai 9 kita akan alihkan ke Bandar Bakau Jaya yang ada di Bojonegoro. Ini juga sebagai salah satu upaya kita untuk mengurangi beban yang ada di Merak,” lanjutnya.

Kemacetan panjang menuju Pelabuhan Merak terjadi hingga ke dalam ruas Tol Tangerang-Merak. Bahkan kemacetan diprediksi mencapai 19 kilometer sebelum masuk pelabuhan.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu sekitar pukul 13.00 WIB, ekor antrean di dalam Tol Tangerang-Merak, berada di KM 95.

Jika ekor kemacetan berada di KM 95, maka ada sekitar 13 kilometer kemacetan di dalam Tol Tangerang-Merak. Selanjutnya, jika dihitung jarak antara GT Merak hingga Pelabuhan Merak sekitar 5 kilometer, artinya terjadi kemacetan hingga 19 kilometer di luar Pelabuhan Merak.

Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Mudik Lebaran 2024 Termeriah Sepanjang Sejarah

Selanjutnya

Sejarah THR, Dipelopori Partai Masyumi Hingga Serikat Buruh

TERBARU

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026

Bupati Sadewo Lepas 21 Bus Balik Rantau Gratis di Terminal Bulupitu, 1.040 Warga Banyumas Berangkat ke Jakarta-Bandung

Bupati Sadewo Lepas 21 Bus Balik Rantau Gratis di Terminal Bulupitu, 1.040 Warga Banyumas Berangkat ke Jakarta-Bandung

Sabtu, 28 Maret 2026

Bencana Banyumas 28 Maret 2026: Dua Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Call Center BPBD

Bencana Banyumas 28 Maret 2026: Dua Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Ini Call Center BPBD

Sabtu, 28 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Sejarah THR, Dipelopori Partai Masyumi Hingga Serikat Buruh

807.150 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-4 Lebaran

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com