INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Singgung UU ITE dalam Debat Capres, Anies : Kebebasan Bicara Terganggu

Rabu, 13 Desember 2023

Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyinggung UU ITE dan Pasal terkait keonaran ketika membahas kebebasan berbicara.

Momen itu terjadi saat Anies menjawab pertanyaan dari panelis soal kebijakan yang akan dilakukan untuk melakukan pembenahan tata kelola partai politik di debat capres perdana di Kantor KPU, Selasa (12/12).

Menurut Anies, selain terkait partai politik, rakyat sudah tidak percaya kepada proses demokrasi yang terjadi sekarang ini. Dia pun menjelaskan terdapat tiga syarat utama untuk mewujudkan demokrasi yang baik.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Syarat yang dimaksud adalah kebebasan berbicara; adanya oposisi yang bebas untuk mengkritik pemerintah dan menjadi penyeimbang pemerintah; hingga adanya proses pemilu, pilpres, yang netral, yang transparan, jujur, dan adil.

Anies menilai kebebasan berbicara saat ini menurun, termasuk ketika mengkritik partai politik. Ia juga turut menyinggung indeks demokrasi Indonesia yang disebut menurun.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Bahkan, pasal-pasal yang memberikan kewenangan untuk digunakan secara karet kepada pengkritik. Misalnya Undang-undang ITE, atau pasal 14-15 Undang-undang nomor 1 tahun 1946,” ujar Anies.

“Itu semua membuat kebebasan berbicara menjadi terganggu,” sambung Anies.

Anies kembali menegaskan bahwa persoalan demokrasi Indonesia lebih luas dari sekadar persoalan kepada partai politik. Adapun Anies menilai partai politik perlu mengembalikan kepercayaan publik.

Menurut dia, salah satu masalah yang mendasar adalah partai politik memerlukan biaya.

Biaya politik, kata Anies, selama ini tidak pernah diperhatikan di dalam proses politik. Ia menyebut kegiatan kampanye hingga operasional partai itu memerlukan biaya.

“Sudah saatnya, pembiayaan politik itu dihitung dengan benar, ada transparansi, sehingga rakyat pun melihat, ini institusi yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Anies.

“Jadi salah satu reformnya adalah reform pembiayaan politik oleh partai politik,” imbuh dia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ganjar Pranowo: Pemimpin Harus Memberi Contoh Hidup Sederhana

Selanjutnya

HOS TJOKROAMINOTO DAN AKAR-AKAR INDONESIA

TERBARU

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

HOS TJOKROAMINOTO DAN AKAR-AKAR INDONESIA

Kemenag Seleksi Petugas Haji Daerah Digelar Januari 2024

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com