BANYUMAS,indiebanyumas.com– Rencana aksi 1000 tanda tangan sebagai bentuk keprihatinan atas kasus sengketa Kebondalem Purwokerto yang masih belum tuntas hingga hari ini, akan digelar bersamaan dengan hari Anti Korupsi se-Dunia pada 9 Desember 2024.
Pengacara sekaligus perwakilan Masyarakat Banyumas, Ananto Widagdo SH SPd mengharapkan segenap elemen masyarakat bisa ikut berperan serta untuk aksi ini mengingat penting sebagai peringatan agar pemerintah serius memperhatikan aset daerah yang hingga kini belum juga tuntas.
“Mari Bersama memperjuangkan aksi ini demi tuntasnya perkara aset Kebondalem yang merupakan milik rakyat, tapi hingga hari ini masih belum lepas dari belenggu penguasaan cukong oligarki,” kata Ananto yang selama ini mengawal proses hukum kasus Kebondalem.
Ananto mengatakan, aksi 1000 tanda tangan di bentangan kain 1000 meter oleh masyarakat ini murni dilakukan bersama dengan beberapa orang yang masih peduli terhadap aset milik negara tersebut.
“Tidak ada persiapan khusus, kita mengalir saja. Melalui media saya mengajak Anda masyarakat Banyumas, bersama-sama mendorong tuntasnya kasus ini,” ungkap Ananto.
Kasus aset Kebondalem Purwokerto yang telah berlangsung selama puluhan tahun hingga hari ini masih menjadi sengketa yang belum terselesaikan. Tindak lanjut atas perkara ini, terakhir sudah masuk dalam penanganan Biro Wassidik Bareskrim Polri.
Biro Wasidik Bareskrim Polri rencana akan melakukan langkah penting yaitu gelar perkara khusus atas kasus aset Kebondalem. (aga)