POLITIK, indiebanyumas.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengklaim pemenuhan logistik untuk Pemilu 2024 telah mencapai di atas 90 persen. Terutama soal bilik suara, kotak suara, tinta dan cable ties.
“Kotak suara, tinta, bilik suara, segel sampe dengan hari ini untuk produksinya sudah mencapai 98,4 persen,” ujar Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari saat konferensi pers di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (28/11/2023).
Kemudian, untuk proses pengiriman atau distribusi dari pabrik produksi hingga ke lokasi penyimpanan logistik di provinsi, kabupaten dan kota sudah mencapai 93,3 persen.
“Dan yang sudah diterima masuk ke gudang KPU kabupaten kota mencapai 90 persen. Berdasarkan data tersebut optimis bahwa batas waktu yang ditentukan insya Allah dpaat dipenuhi untuk pemenuhan logistik,” ujarnya.
Komisioner KPU RI, Yulianto Sudrajat menjelaskan, logistik menjadi kunci terselenggaranya Pemilu. Sebab itu, pemenuhan logistik Pemilu 2024 haeis dilaksanakan tepat jenis, sasaran, jumlah, afektif dan efisien.
Diketahui, Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222. Terdiri dari DPT dalam negeri sebanyak 203.056.748 dan luar negeri 1.750.474.
Sementara, pemenuhan logistik Pemilu 2024 tahap pertama di dalam negeri diantaranya kotak suara mencapai 4.084.593, Tinta 1.640.322 botol, bilik pemungutan suara 3.280.644, segel atau segel 78.378.738 keping, segel plastik 21.170.356.
Kemudian tahap kedua, di antaranya surat suara 1.208.921.320 lembar, sampul 61.161.473 lembar, formulir 8.137.230 set, alat bantu tuna netra 1.640.322 lembar (PPWP+DPD) dan daftar pasangan calon dan daftar calon tetap 820.161 lembar.
“Dalam pengadaan logistik pemilu 2024 tahap kedua KPU dan LKPP telah berhasil melakukan efisiensi sebesar 18,27 persen atau sekira sebesar Rp 156 Miliar,” ungkap Drajat. (aga)