Tahapan Pemilu 2024 memasuki masa kampanye pada hari ini, 28 November 2023. Masa kampanye akan berlangsung selama 75 hari hingga 10 Februari 2024.
Tampaknya, momentum ini tidak ingin dilewatkan oleh para peserta yang sedang punya hajat untuk mengoptimalkan waktu kampanye yang telah ditetapkan.
Pantauan indiebanyumas.com, sejumlah baliho kampanye yang diperbolehkan dipasang dengan ukuran cukup besar sudah mulai tampak menghiasi pinggiran jalan, baik di wilayah perkotaan maupun wilayah pinggiran Banyumas
Bukan seperti yang sudah terpasang sebelumnya, baliho-baliho gambar para Calon Legislatif itu sudah lengkap disertai dengan nomor urut yang ditandai dengan ilustrasi paku sebagai alat coblos. Bukan sekadar nama lengkap, identitas partai, nomor urut dan kalimat-kalimat tertentu.
Dalam Pemilu 2024, kampanye dilaksanakan secara serentak meliputi kampanye pemilu presiden dan wakil presiden, serta kampanye pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Ada 24 partai politik peserta Pemilu 2024 dengan perincian 18 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal Aceh.
Sementara, di level DPR RI, ada 9.917 calon anggota legislatif (caleg) yang akan memperebutkan 580 kursi Parlemen. Kemudian, 668 orang tercatat sebagai calon anggota DPD.
Apa Itu Kampanye?
Melansir dari laman Fakum Umsu, Kampanye adalah serangkaian upaya yang dilakukan oleh individu, kelompok, atau organisasi untuk mempromosikan atau memperjuangkan suatu tujuan tertentu kepada khalayak umum.
Kampanye dapat dilakukan dalam berbagai konteks, termasuk politik, sosial, lingkungan, kesehatan, atau bisnis.
Sejarah Perkembangan Kampanye
Sejarah kampanye dapat ditelusuri sejauh sejarah komunikasi dan interaksi manusia. Kampanye telah menjadi alat yang digunakan untuk mempengaruhi dan memobilisasi orang-orang dalam berbagai konteks. Berikut adalah beberapa poin penting dalam sejarah kampanye:
Kampanye Politik Kuno
Kampanye politik dapat ditemukan dalam sejarah kuno. Contohnya adalah kampanye politik dalam sistem demokrasi kuno di Yunani kuno, seperti di Athena, di mana calon-calon politik berpidato di hadapan warga untuk memperoleh dukungan mereka.
Revolusi Amerika
Kampanye politik modern mulai berkembang selama Revolusi Amerika pada abad ke-18. Pada masa ini, kampanye politik dilakukan melalui surat kabar, pamflet, dan pidato untuk menggerakkan warga untuk mendukung kemerdekaan.
Kampanye Pemilihan Presiden AS
Kampanye politik modern di Amerika Serikat berkembang pesat selama abad ke-19 dengan munculnya pemilihan presiden. Kampanye presiden menjadi ajang yang melibatkan perjalanan kampanye, pidato publik, dan penggunaan media massa seperti surat kabar dan poster.
Asal Mula Kata Kampanye
Melansir dari meriam-webster.com, kata kampanye berasal dari bahasa Perancis campagne (berarti “negara terbuka” atau “lapangan”), dan orang Perancis konon mengambil kata tersebut dari bahasa Italia campagna .
Kata dalam bahasa Italia berasal dari kata Latin Akhir yang berarti “negara tingkat” ( campania ), yang diturunkan dari istilah Latin sebelumnya untuk negara tingkat di sekitar Napoli.
Penggunaan awal kampanye dalam bahasa Inggris sangat mencerminkan etimologinya, karena kata ini digunakan dalam arti “sebidang negara terbuka”. Penggunaan kata tersebut pertama kali diketahui berasal dari akhir abad ke-16.
Pada pertengahan abad ke-17, kata tersebut mulai diterapkan pada urusan militer, dan hal ini cukup masuk akal, karena pada saat itu adalah hal yang lazim bagi tentara untuk “turun ke lapangan” ketika kondisi cuaca memungkinkan.
Thomas Blount, dalam kamusnya tahun 1656, Glossographia , menyebutkan hal ini dalam mendefinisikan kampanye sebagai sebuah medan: “Sebuah kata yang banyak digunakan di kalangan tentara yang biasanya digunakan untuk melakukan Kampanye berikutnya untuk Ekspedisi Musim Panas suatu Angkatan Darat, atau mengambil alih medan perang. .”
Kampanye memiliki beragam arti lain selama bertahun-tahun, seperti “berjalan-jalan atau bertamasya ke pedesaan (terutama di musim panas),” dan “kehidupan kerja di lapisan tungku ledakan.”
Namun, hal yang paling mungkin kita dengar saat ini adalah isu politik (Serangkaian operasi atau upaya yang dirancang untuk mempengaruhi masyarakat agar mendukung kandidat, kandidat, atau tindakan politik tertentu).
Tim indiebanyumas