INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Minyak Goreng Murah Jadi Barang Gaib Bagi Warga Desa di Banjarnegara

Minggu, 23 Januari 2022

 

BANJARNEGARA – Kebijakan minyak goreng kemasan satu harga, Rp 14 ribu perliter oleh pemerintah belum dirasakan masyarakat yang tinggal pedesaan.

Dari pengakuan sejumlah ibu rumah tangga, di Banjarnegara, minyak goreng murah masih hanya ditemukan di toko modern, baik swalayan atau mini market.

Berita soal minyak goreng murah sudah sampai di telinga masyarakat desa. Ini menjadi angin segar bagi mereka.

Maklum, minyak goreng menjadi kebutuhan pokok yang harus selalu ada di dapur.

Berapapun mahal harganya, warga tetap membelinya. Tingginya harga minyak goreng membuat warga desa resah.

Penderitaan mereka kian dalam karena pengeluaran bertambah. Padahal perekonomian mereka masih susah. Sebab pandemi belum sepenuhnya musnah.

Karenanya, kebijakan minyak goreng satu harga disambut antusias warga. Masalahnya, sampai sekarang, mereka belum sulit mengaksesnya. Khususnya yang tinggal di desa, lebih-lebih daerah terpencil

Lokasi desa yang jauh dari swalayan atau minimarket membuat mereka kesulitan mengakses minyak murah.

Rina, ibu rumah tangga dari Desa Petuguran, Kecamatan Punggelan, Banjarnegara mengatakan, di warung-warung desa, belum tersedia minyak goreng murah seperti dijanjikan pemerintah.

Minyak goreng satu harga masih hanya tersedia di toko modern. Padahal, jarak desanya ke mini market cukup jauh.

“Di warung biasa belum ada,” katanya.

Di mini market pun, stok minyak goreng satu harga tak mesti ada. Karena warga saling berebut untuk membeli.

Ia mengaku baru sekali membeli minyak goreng di mini market yang dibatasi maksimal hanya 2.

Warga desa tentu merugi jika jauh-jauh datang ke mini market, ternyata stok minyak sedang habis. Jika pun ada, pembelian dibatasi. Padahal, perjalanan menuju mini market dari desa lumayan jauh dan cukup menguras bensin.

“Akhirnya gak jadi murah, malah tambah ongkos kirim,” katanya.

Alhasil, warga di desa banyak yang masih mengonsumsi minyak curah.

Harga minyak curah lebih murah di banding minyak goreng kemasan yang saat mencapai Rp 20 ribu – 22 ribu perliter.

Sulitnya mengakses minyak goreng kemasan satu harga juga dialami Irma, ibu rumah tangga asal Desa Pucungbedug Kecamatan Purwanegara.

Di tiga toko modern yang ia sambangi, hanya satu toko di antaranya yang tersedia minyak goreng kemasan seharga Rp 14 ribu.

Di dua mini market lainnya, stok minyak murah itu kosong alias habis.

Itu pun ia hanya boleh membeli 1 produk, tidak bisa lebih.

Padahal, jauh-jauh ke mini market, harapannya ia bisa membeli produk lebih banyak untuk stok di rumah. Karena jarak dari tempat tinggalnya dengan mini market cukup jauh.

“Dibatasi maksimal 1 setiap orang perhari,” katanya.

Iya, minyak goreng satu harga masih menjadi “barang gaib” bagi masyarakat pedesaan. Ada namun seakan tak tampak.(*)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Vaksin Booster Purbalingga Mulai Disuntikkan Mulai Senin Esok

Selanjutnya

Pulang Berkebun, Warga Desa Tanalum Diduga Hanyut di Sungai Datar

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi” Berlangsung Lancar di Jatilawang, Ruang Demokrasi Masih Tersisa

Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi” Berlangsung Lancar di Jatilawang, Ruang Demokrasi Masih Tersisa

Senin, 18 Mei 2026

Cetak 3 Medali Emas, Perbakin Banyumas Puncaki Klasemen Kejurnas Menembak Jateng

Cetak 3 Medali Emas, Perbakin Banyumas Puncaki Klasemen Kejurnas Menembak Jateng

Senin, 18 Mei 2026

Rasa Haru Warnai Pengajian Slapanan Muhammadiyah Ajibarang, Dua Mahasiswa Internasional Palestina dan Sudan Jadi Perhatian

Rasa Haru Warnai Pengajian Slapanan Muhammadiyah Ajibarang, Dua Mahasiswa Internasional Palestina dan Sudan Jadi Perhatian

Senin, 18 Mei 2026

Selanjutnya

Pulang Berkebun, Warga Desa Tanalum Diduga Hanyut di Sungai Datar

Viral! Jembatan Bambu Ambruk Saat Evakuasi Jenazah di Pucung Kidul Kroya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com