INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Terbangkan Merpati di Dekat Rel, Warga Kesugihan Tertabrak KA Lodaya

Jumat, 21 Januari 2022

Cilacap – Seorang warga Desa Dondong Kecamatan Kesugihan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api Lodaya jurusan Solo-Bandung, di Jalur KA Lebeng-Jeruklegi, wilayah Dusun Bugel Desa Dondong, Kamis (20/1/2022).

Peristiwa ini terjadi pada Kamis siang sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, Heri Wahyudi (30) warga Desa Dondong, akan melepas burung merpati.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Salah satu saksi, Mulyanto (72) mengatakan jika saat itu, dia berada di sawah di samping rel kereta api. Kereta Api yang akan lewat tiba-tiba membunyikan klakson dalam waktu lama.

Dia pun menengok, dan ternyata dia melihat seseorang yang tertabrak kereta. Bersama dengan warga lainnya, dia pun mendatangi korban yang sudah tergeletak di pinggir rel kereta. Korban dalam posisi tertelungkup dan mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Di samping korban ada kendang burung merpati yang sudah rusak. Merpati yang ada di dalamnya pun dalam kondisi mati.

Kasubag Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri mengatakan jika petugas Polsuska menghubungi Polisi adanya kejadian tersebut. Dari laporan tersebut anggota Polsek Kesugihan datang ke lokasi kejadian.

“Kejadian ini terjadi karena kurang hati-hatinya korban saat akan menerbangkan burung merpati di pinggir rel kereta dan tidak melihat datangnya kereta Api, sehingga korban tertabrak dan mengakibatkan korban meninggal dunia serta mengalami luka berat di kepala belakang dan patah kaki,” ujarnya.

KA yang menabrak korban yakni KA Lodaya jurusan Bandung-Solo dengan masinis Hendi Dwi H dan asisten masinis Junaedi. (RT)

 

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Permintaan Fogging di Banyumas Naik

Selanjutnya

Kasus Pencabulan 13 Siswi SD oleh Oknum Guru di Cilacap Dilimpahkan ke Kejaksaan

TERBARU

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Rabu, 25 Maret 2026

Tak Sekadar Temu Kangen, Republik Ngapak Injakkan Langkah Lestarikan Kearifan Lokal di Banyumas

Tak Sekadar Temu Kangen, Republik Ngapak Injakkan Langkah Lestarikan Kearifan Lokal di Banyumas

Rabu, 25 Maret 2026

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Tegaskan Banyumas Tak Terapkan WFA

Rabu, 25 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Kasus Pencabulan 13 Siswi SD oleh Oknum Guru di Cilacap Dilimpahkan ke Kejaksaan

Wah, Ada Laporan Pungli di Pasar Tumenggungan Kebumen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com