INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

640 RTLH Terima Masing-masing Rp 15 Juta, Bantuan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Banyumas Tidak Bisa Diambil Tunai

Selasa, 30 November 2021

PURWOKERTO – Penanganan kemiskinan ekstrem melalui program rumah tidak sehat tidak layak huni saat ini sedang proses pembuatan rekening. Nantinya setiap penerima bakal menerima Rp 15 juta.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo melalui Kabid Pengembangan Perumahan Wilopo mengatakan, ada 640 unit rumah di Kabupaten Banyumas yang bakal menerima bantuan. Total anggaran untuk program tersebut Rp 9,6 miliar, yang diambilkan dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun 2021.

“Ini masih proses di bank. Diberi Rp 15 juta, kita ambil yang terparah biar tuntas. Tuntas miskin ekstrem dan rumah tidak sehatnya,” kata Wilopo.

Menurutnya, dengan besaran bantuan yang diberikan, minimal bisa membuat dinding rumah menjadi permanen. Pihaknya melalui pemerintah desa, akan mendorong hal tersebut.

“Desa harus mengawasi betul-betul. Jangan malah nanti bantuannya digunakan untuk menyekat kamar. Kalau begitu Rp 15 juta tidak akan cukup,” terangnya.

Selain itu, jika rumah tangga belum mempunyai jamban dan septiktank, agar didorong membuat jamban dan septiktank sederhana.

“Dari desa nanti akan mengawasi, karena untuk program seperti ini dari desa sudah terbiasa,” katanya.

Terkait pencairan bantuan diperkirakan bisa dilakukan Minggu ini. Namun, nantinya bantuan uang tidak bisa diambil secara tunai. “Harus dengan desa menunjuk pengadaan material. Nanti datang material, baru bisa ditransfer di toko,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebelum dicairkan pihaknya bersama pemerintah desa bakal melakukan verifikasi lapangan. Untuk memastikan material sudah dipesan dan dikirimkan.

“Kita cek dan pastikan ke lapangan. Nanti dari bank juga akan koordinasi dengan kami, untuk memastikan agar penerima bantuan menggunakan bantuannya dengan tepat,” pungkasnya. (aam)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

November 2021, 22 Kejadian Bencana Alam Terjadi di Cilacap

Selanjutnya

Waspada! Dampak Proyek, Jalan MT Haryono Purbalingga Bercecer Tanah dan Rawan Kecelakaan

TERBARU

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Sabtu, 11 April 2026

Menkeu Purbaya Temui GAIKINDO, Ini Strategi Percepat Mobil Listrik di RI

Menkeu Purbaya Temui GAIKINDO, Ini Strategi Percepat Mobil Listrik di RI

Sabtu, 11 April 2026

Lanal Cilacap Gandeng Pusteral Dorong Konsumsi Ikan dan Bangkitkan UMKM Pesisir

Lanal Cilacap Gandeng Pusteral Dorong Konsumsi Ikan dan Bangkitkan UMKM Pesisir

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Waspada! Dampak Proyek, Jalan MT Haryono Purbalingga Bercecer Tanah dan Rawan Kecelakaan

Banyumas masih terapkan PPKM level 2 hingga 13 Desember

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com