INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Awal Musim Penghujan September, Longsor di Banyumas Terjadi di 12 Titik

Senin, 11 Oktober 2021

BANYUMAS – Memasuki awal musim penghujan, kejadian tanah longsor atau pergerakan tanah di Banyumas pada bulan September lalu tercatat terjadi di 12 titik.

Hal itu diungkapkan Titik Puji Astuti, Kepala Pelaksana BPBD Banyumas melalui Andi Risdianto, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas saat menunjukkan aplikasi Sistem Informasi, Manajemen Penannggulangan Bencana Banyumas (Simbebas) kepada Radarbanyumas.co.id, Senin (11/10).

“Tanah longsor atau pergerakan tanah, sepanjang tahun ini ada 34 kejadian, kalau awal musim penghujan kemarin. Kalau awal musim penghujan bulan September, itu ada 12 kejadian dibulan September, Agustus 1 kejadian, Juni 13 kejadian,” kata Andi kepada Radarbanyumas.co.id

Level longsor yang terjadi masih relatif kecil, terdiri dari tebing jalan dan tebing sungai.

“Memang masih relatif kecil, tetapi kalau dalam kejadian bencana dalam konteks longsor memang membahayakan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalkan tebing jalan kalau pas ada orang yang lewat itu membahayakan,” tambahnya.

Lakukan assesment dan penanganan dilokasi kejadi bencana. Ia melanjutkan, dari kejadian longsor yang ada juga telah dilakukan pemberian bantuan bronjong dan kandi.

“Setelah assesment, terus yang paling pertama sekali biasanya, kita bantu dengan logistik kerja bakti, terus berikutnya penanganan secara darurat dari sisi kedaruratan logistik seperti bronjong atau kandi,” lanjutnya.

Sebagai langkah pencegahan kebencanaan, pihaknyapun menghimbau, agar masyarakat yang berada dilokasi rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami harapkan masyarakat dirawan bencana yang sudah menyadari lingkungannya di rawan bencana kami mohon waspada hati-hati, saluran air mohon dilancarkan jangan sampai tersumbat, dan pohon-pohon juga mohon dirawat jangan ditebang sembarangan,” pungkasnya. (win)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ditarget Rp 100 Miliar, Produksi Ikan Delapan TPI di Cilacap Baru Rp 47 Miliar

Selanjutnya

Karateka Asal Cilacap Meraih Medali Perak Untuk Jawa Tengah

TERBARU

Samudra Hindia Selatan Nusakambangan Kembali Telan Korban, Pencarian Dihentikan Sementara

Samudra Hindia Selatan Nusakambangan Kembali Telan Korban, Pencarian Dihentikan Sementara

Sabtu, 11 April 2026

Orang Tua Santri Korban Kekerasan di Ponpes Diperiksa Polisi, Harap Ada Tanggung Jawab Pelaku

Upaya Mediasi Dugaan Pemerasan Penarikan Mobil di Banyumas Buntu

Sabtu, 11 April 2026

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Karateka Asal Cilacap Meraih Medali Perak Untuk Jawa Tengah

Menyedihkan! Tahun Ini, Ada 24 Kasus Asusila pada Anak di Bawah Umur Ditangani Polresta Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com