INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Belikan Perlengkapan Tari Topeng Lengger, Sandiaga Uno Buka Lapangan Kerja Berkelanjutan

Jumat, 8 Oktober 2021

DIENG – Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) mengakui sangat tertarik dengan berbagai macam kesenian di Indonesia.

Salah satunya adalah seni topeng yang kebanyakan untuk tarian.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Begitu juga ketika mengunjungi Desa Wisata Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng).

Dalam kunjungannya, Mas Menteri memberikan bantuan modal untuk membuat Topeng dan kostum seharga Rp20 juta.

“Ini cukup untuk membuat 20 unit topeng dan 4 set kostum tari,” kata Mbah Mujiono seniman topeng yang ditemui Mas Menteri.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Mbah Mujiono mengatakan, harga baru set pakaian tari seharga Rp2,5 juta, dan harga satu topeng seharga Rp500 ribu.

Karena suasana Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19), maka dia dan seniman lain tidak mampu mengganti pakaian yang dibuat menari dikarenakan sepinya pertunjukan dan panggilan untuk menari.

Atas dasar itu, Mas Menteri memberi bantuan seniman tersebut dengan memberi uang modal membuat 20 topeng yang masing-masing seharga Rp500 ribu per topeng dan empat pasang pakaian tari baru sehingga total yang diberikan adalah Rp20 juta.

“Saya Ucapkan terima kasih kepada Mas Menteri, dia itu pemimpin yang peduli,” tegasnya.

Mbah Mujiono juga mengaku memiliki 35 penari yang ikut menampilkan Topeng Lengger.

Sebelumnya, Mas mentri mendengarkan curhat Mbah Mujiono sang seniman tentang Topeng Lengger Dieng Kulon dan pakaian tari yang sudah mulai rusak dan lusuh.

Padahal mereka diajak untuk tampil di festival kebudayaan di Thailand, sehingga mereka meminta bantuan Mas Menteri.

Mbah Mujiono mengatakan, karena sedang Pandemi COVID-19, maka pihaknya masih menunggu kepastian untuk bisa berangkat ke Thailand untuk mementaskan tarian tersebut.

Sementara itu, Sandi mengungkapkan, saat ini tamu-tamu juga sudah mulai banyak sehingga tidak layak untuk mementaskan kesenian dengan pakaian yang lusuh.

Oleh karena itu, dia memberikan bantuan membelikan pakaian dan topeng sehingga bisa lebih layak tampil.

Menurutnya, masih adanya kesenian model seperti ini di Kawasan Dieng memang harus terus dilestarikan.

Namun, dia meminta kepada Mbah Mujiono untuk melaporkan apa yang sudah dibelinya kepada Kepala Desa sebagai wujud tanggungjawab.

Dalam kunjungannya, Mas Menteri juga melihat produk suvenir kriya lukisan kayu, tongkat pringgodani, dan topeng Lengger.

 

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemilik Sepeda Motor Misterius di Desa Tumanggal Ditemukan

Selanjutnya

Dapat Pendampingan, 65 IKM dan UMKM di Purbalingga Dilatih Soal Branding Produk

TERBARU

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Selasa, 3 Februari 2026

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Selasa, 3 Februari 2026

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Selasa, 3 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Dapat Pendampingan, 65 IKM dan UMKM di Purbalingga Dilatih Soal Branding Produk

Padi Organik dari Desa Dawuhan Banyumas Perluas Pasar, Sampai Jakarta dan Sumatra

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com