INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Elemen masyarakat bentangkan Bendera Merah Putih 1.000 meter di Dieng Banjarnegara

Jumat, 1 Oktober 2021

Banjarnegara – Berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter mengelilingi kompleks Candi Arjuna, Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Sebelum membentangkan Bendera Merah Putih, seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di area parkir Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jumat pagi, untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Usai upacara, seluruh peserta menuju kompleks Candi Arjuna guna membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter mengelilingi tempat itu dengan diiringi lagu-lagu perjuangan.

Salah seorang panitia, Rina Widyawati mengatakan acara yang mengusung tema “Dieng Mengukir Sejarah Garuda Sakti Nusantara Bangkit” melibatkan perwakilan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan seperti Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan Kebudaayan Riset dan Teknologi, Asosiasi Kerajaan dan Kesultanan Indonesia, serta pelestari adat dan budaya.

“Kalau dari jumlah, ini di luar ekspektasi karena melebihi undangan, yang hadir lebih dari 500 orang. Tujuan diadakan acara ini untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila serta dalam rangka menduniakan Dieng. Jadi supaya lebih mendongkrak pariwisata Dieng,” katanya.

Saat memberi sambutan, Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan kegiatan yang diselenggarakan di Dieng dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

“Hari ini, 1 Oktober 2021, kita berkumpul di sini dalam rangka mensyukuri nikmat Tuhan atas karunia Pancasila sebagai dasar negara, pemersatu bangsa melalui founding father kita. Rasa syukur tersebut kita tampilkan dalam bentuk upacara sederhana seperti ini, semoga tidak mengurangi rasa khusyuk dan menambah semangat dan keyakinan kita di dalam mengamalkan Pancasila karena sesungguhnya mengamalkan Pancasila sejatinya adalah mengamalkan agama,” katanya.

Menurut dia, hal itu karena semua sila dalam Pancasila digali dari nilai-nilai luhur budaya dan agama.

Ia mengatakan semua sila dalam Pancasila adalah substansi dan perintah Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, di dalam kitab-kitab suci agama apa pun khususnya di dalam Alquran.

“Sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kita semuanya wajib pancasilais karena itu adalah amanah dari founding father kita yang secara jenius merumuskan Pancasila yang merupakan substansi dan nilai-nilai luhur dari agama maupun budaya Nusantara,” katanya.

Sementara itu, Sultan Demak II Duli Yang Maha Mulia (DYMM) Sri Sultan Surya Alam Joyokusuma menceritakan kisah Arjuna yang membunuh Karna dalam peperangan untuk membela negara masing-masing.

Menurut dia, apa yang dilakukan Arjuna maupun Karna itu untuk kebaikan negara masing-masing meskipun Arjuna merupakan adik Karna.

“Marilah saudara-saudaraku yang ingin mengubah tata negara Indonesia, menurut versi dia baik, versi kita Merah Putih dan Pancasila sudah final ini baik, tetapi ada yang lebih baik, kita harus bisa membedakan yang baik. Maka hari inilah di tempat Arjuna ini (Candi Arjuna, red.), semua akan kebaikan, semua mudah-mudahan yang dipimpin oleh Bapak Presiden Jokowi (Presiden RI Joko Widodo, red.) diberikan kekuatan lahir dan batin,” katanya.

Ia mengharapkan angkara murka yang ada di sekitar Presiden Jokowi dapat sirna.

“Mulai dari sini, doa tadi malam, dan hari ini dibentangkan kain Merah Putih (sepanjang) 1.000 meter ini di Banjarnegara, ‘banjar’ itu sambungan negara. Jadi negara-negara seluruh dunia menyambungnya di sini, 1.000 tahun lalu,” katanya.

Sultan mengatakan di depan Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, dengan disaksikan Allah SWT, pelestari adat budaya berkomitmen untuk menjaga Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI harga mati.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Provinsi Jateng Siapkan 100 Ton Aspal, Antisipasi Kerusakan Jalan di Musim Hujan

Selanjutnya

Wisata Perahu dari Halte Sungai Serayu Tambaknegara Sudah Dibuka, Ini Tarif Perjalanan Naik Perahu

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kamis, 28 Mei 2026

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

Kamis, 28 Mei 2026

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Kamis, 28 Mei 2026

Selanjutnya

Wisata Perahu dari Halte Sungai Serayu Tambaknegara Sudah Dibuka, Ini Tarif Perjalanan Naik Perahu

Cakupan vaksinasi COVID-19 di Banyumas capai 42,6 persen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com