BANYUMAS – Pemakaman jenasah pasien covid 19 di Kabupaten Banyumas turun drastis, yaitu dari sebelumnya di masa puncak atau selama pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 terdapat rata-rata 40 hingga 45 kegiatan pemakaman jenazah pasien covid 19 perhari.
Kini sudah rata-rata dibawah 5 perhari.
Hal itu diungkapkan Titik Puji Astuti, Kepala Pelaksana BPBD Banyumas melalui Andi Risdianto, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas.
Dimana penurunan terjadi seiring melandainya kasus covid 19 di Banyumas.
“Rata-rata sekarang dibawah 5 perhari, 4, 2,1, sekitar itu. Beda dulu waktu masa puncaknya itu sampai sekitar 40 sampai 45 perhari,” katanya kepada Radarbanyumas.co.id.
Dengan berkurangnya kasus tersebut, Andi Risdianto juga menambahkan, sehingga untuk 11 tim pokok pemakaman covid 19, yang aktif sebelumnya dan standby di GOR Satria sebagai markas komando. Sebagian telah ditarik dan tidak aktifkan sementara.
“Jadi sudah berkurang, kemudian organisasi relawan itu, sementara tidak aktif, semoga kasusnya tidak naik lagi yah,” tambahnya.
Kemudian, untuk tim pemakaman masih aktif hingga saat ini, Ia melanjutkan, terdiri dari 4 unsur, yaitu BPBD, Kodim 0701, Sabhara Polresta Banyumas, dan Linmas Satpol PP Banyumas.
“Yang aktif sisa timnya BPBD sendiri, terhitung dua regu, ada regu siang dan regu malam, terus tim dari Kodim masih, seminggu sekali tiap hari rabu, Linmas juga setiap minggu tiap hari Kamis, kemudian sabhara Polresta banyumas tiap hari jumat,” lanjutnya.
Ditambah, terdapat tim pemakaman yang telah terbentuk di 8 Kecamatan .
“Empat unsur, plus yang di tim kecamatan, Kecamatan masih tetap, sesuai dengan Kecamatan meninggalnya, itu ada 8 tim Kecamatan,” pungkasnya. (win)






