INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Gagal Vaksinasi, Sebagian Pelajar Terhambat Izin dari Ortu

Senin, 13 September 2021

PURWOKERTO – Capaian vaksinasi Covid-19 pelajar atau remaja masih belum maksimal. Oleh karena Pemkab Banyumas pun melakukan upaya jemput bola ke sekolah untuk mencapai target vaksinasi.

Meski begitu, upaya jemput bola tersebut ternyata juga belum membuahkan hasil yang maksimal. Mengingat sebagian pelajar gagal divaksin lantaran tidak mendapat izin dari orangtua.

Salah satunya seperti yang terjadi di SMPN 9 Purwokerto, dari 800-an pelajar sasaran, yang disuntik vaksin hanya sekitar 697 anak.

Kepala SMPN 9 Purwokerto, Drs. Herry Nuryanto Widodo dalam 2 hari penyuntikan vaksin pelajar di SMPN 9 Purwokerto tidak semua siswa tervaksin. Penyebabnya ada karena rasa takut, tidak diperbolehkan oleh orangtuanya dan sedang sakit. Bagi siswa yang belum divaksin akan diantar ke puskesmas.

“Ditemani oleh guru diantar ke puskesmas agar mau vaksin,” katanya.

Herry memastikan bagi siswa yang tidak diperbolehkan oleh orangtuanya untuk divaksin, sekolah tidak memaksa. Boleh atau tidaknya vaksin tergantung dari dokter yang menentukan bagi siswa yang sejak kecil sudah memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Yang menentukan dokternya. Sekolah tidak berani. Kalau dari dokternya tidak boleh kami tidak apa-apa,” terang dia.

Dari perbandingan siswa yang divaksin karena faktor ketakutan dan tidak diperbolehkan oleh orangtuanya, prosentasenya lebih banyak siswa yang tidak dibolehkan vaksin oleh orangtuanya.

Terkait alasan orangtua yang tidak membolehkan anaknya untuk divaksin, pihak sekolah belum mengetahui persis karena ada saja orangtua yang “ngeyel” pokoknya tidak boleh. Sekolahpun sudah memberi tahu konsekuensinya jika siswa tidak divaksin karena tidak dibolehkan orangtuanya maka bisa saja sulit mendapat bantuan.

“Ada sekitar 20-an anak yang tidak dibolehkan orangtuanya untuk vaksin,” pungkas Herry.

Seperti diketahui, hingga pekan lalu capaian vaksinasi remaja atau usia pelajar masih sekitar 1,6 persen dari total sasaran mencapai 162.999 anak. (yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tokoh Ormas lakukan Pertemuan, Hindari Perpecahan di Banjarnegara

Selanjutnya

Wisata Dieng Dibuka, Wisatawan Harus Tunjukan Pedulilindungi

TERBARU

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

Senin, 30 Maret 2026

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Senin, 30 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Ken Setiawan : Dari Rekrutmen Terbaik NII hingga Pejuang Toleransi yang Menemukan Tuhan dalam Keberagaman

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Wisata Dieng Dibuka, Wisatawan Harus Tunjukan Pedulilindungi

Armada di Awal Launching BTS Sebanyak 58 Unit, 16 Halte BTS Dilelang dari Rencana 230 Halte

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com