Banyumas – KBRN, Banyumas : Bulan Juli hingga Agustus biasanya masuk dalam musim kemarau. Namun saat ini, curah hujan pada bulan ini sudah cukup intens.
Prakirawan Badan Metereologi, Klimatogoli, dan Geofisika Rendy Krisnawan pada Kamis (19/8/2021) mengatakan, hal ini dikarenakan adanya suhu permukaan laut di bagian afrika mengalami penurunan suhu, namun untuk wilayah barat sumatra mengalami kenaikan suhu.
Berdasarkan hal tersebut, memicu adanya awan-awan penyebab hujan karena penguapan air terjadi cukup banyak. Selain itu, suhu di pesisir Jawa selatan juga mengalami kenaikan suhu, maka jumlah penguapan semakin tinggi.
Kemudian adanya gelombang atmosfer yang sedang melewati pulau jawa. Sehingga keadaan iklim akan lebih labil.Rendi menambahkan, daerah dataran tinggi juga berpotensi mengalami adanya angin kencang dan petir.
“Daerah pegunungan, itu lebih berpotensi mengalami potensi angin kencang karena adanya awan kumolonimbus, selain itu tanah longsor juga bisa terjadi ketika curah hujan terjadi di tengah musim kemarau” ungkapnya.
Meski hujan sudah terjadi cukup intens, namun Rendi menambahkan saat ini curah hujan masih tergolong menengah.
“Saat ini, curah hujan lebih dari 50 meter setiap dasarian, ini berarti curah hujan masih dalam kategori menengah” pungkasnya. (ARI)






