Banyumas – Masyarakat Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas mempunyai cara jitu agar Covid-19 di wilayah tersebut tidak menyebar dan menyebabkan kematian.
Kordinator Relawan Lawan Covid-19 Desa Karangnangka Wasis Wardana mengatakan pada pertengahan Maret 2020, kondisi desanya cukup mencekam karena adanya warga asli Karangnangka meningal dunia akibat Covid-19 di Jakarta.
Kemudian dimakamkan di Karangnangka, bahkan warga yang kontak dengan jenazah diisolasi dan rumahnya di jaga oleh aparat keamanan,
Setelah itu, muncul ide, masyarakat harus tahu tentang Covid-19 dan mengatasinya. Cara membentuk relawan, yang bertugas , mensosialisakan Prokes, meluruskan hoax serta memantau kesehatan warga.
Relawan ini berjumlah 75 orang sebagian besar adalah Ibu- ibu, yang tersebar di masing Dasa Wisma ( Dawis). Mereka juga bertugas mendata jika ada, warga ada yang terjangkit Covid-19, warga kontak erat dan memeriksa kesehatanya.
Jika dirasa warga ini harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, maka akan dikirim ke rumah sakit penanganan Covid-19. Sebelumnya relawan ini, telah mendapatkan pelatihan dari Puskesmas mengenai Prokes saat berhubungan dengan warga yang terjangkit Covid-19, memakai APD dan pemeriksaan kesehatan dasar.
Lanjut Wasis, relawan juga bertugas mendata warga yang sehat, yang terjangkit, dan warga yang suspek. Untuk ditentukan status RT atau Dawis, sehingga dilakukan penanganan lebih jika masuk kategori merah.
“ Perburukan pasien yang Isoman, yang tadinya gejala ringan jadi gejala sedang, gejala buruk agak cepat. Akhirnya kami arahkan ibu- ibu ini memantaunya yang khusus Isoman,”kata Wasis.
Sementara itu, Kepala Urusan Perencanaan Desa Karangnangka Krisna Mahardika mengatakan Pemerintah Desa mengangarkan di tahun 2021 Rp155 juta, untuk penanganan Covid-19.
Uang tersebut digunakan untuk membeli APD, sabun, hand sanitizer, thermometer, oximeter, dan lainya. Kemudian peralatan ini diberikan kepada relawanan.
“ Kalau dulu masih ada yang takut, karena nanti di Covidkan. Tapi kalau sekarang keterlibatn RT sudah mulai banyak, jadi RT memonitor kita. Mas ini ada laporan gini- gini, atapun mas si A gejalanya mulai ini,’kata Krisna.
Dampak positif dengan adanya relawan oleh masyarakat, angka kematian Covid-19 di Karangnangka sangat rendah, yakni 2 orang sejak Pandemi hingga Kamis (19/8/2021), meski jumlah orang yang terkonfirmasi positif mencapai 138. (RA).






