INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sura

Kamis, 12 Agustus 2021

Jagra angkara winangun
Sudira marjayeng westhi
Puwara kasub kawasa
Sastraning jro Wedha muni
Sura dira jayaningrat
Lebur dening pangastuti

Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti, adalah bagian dari salah satu bait “Pupuh Kinanthi” dalam “Serat Witaradya”, gubahan Raden Hangabehi Ranggawarsita (1802-1873). Pujangga besar Kasunanan Surakarta.

Baris pertama sampai ketiga, menggambarkan orang karena keberanian dan kesaktiannya, ia tidak pernah terkalahkan. Hingga pada masanya, dia tak lagi mampu memegang kekuasaan. Karena amanah yang dia terima, justeru dikerjakan dengan nafsu angkara.

Pada baris keempat hingga keenam, bahwa menurut buku ilmu pengetahuan dan kitab kehidupan, sifat angkara tersebut dapat dikalahkan dengan kelembutan.

Alkisah, diceritakan menjelang akhir perang Bharatayudha, Yudistira dipasang untuk melawan Prabu Salya yang sakti mandraguna. Prabu Salya memiliki ajian Candrabhirawa. Ajian ini mempersonifikasikan sosok raksasa yang kalau dibunuh, maka dia akan hidup lagi, bahkan jumlahnya bertambah berlipat-ganda.

Bhima dan Arjuna sudah kewalahan. Dihantam memakai Gada Rujakpala atau dipanah, tidak mati, malah bertambah banyak. Akhirnya Candrabhirawa berhadapan dengan Yudhistira. Raja yang dikenal berdarah putih. Dia tak pernah marah, apalagi berperang. Raksasa-raksasa Candrabhirawa tak dilawan. Bahkan didiamkan saja. Dan raksasa itu kembali ke tuannya.

Ada kalanya kita muak dan marah melihat kondisi dan tatanan negeri yang kian silang-sengkarut. Dengan kesadaran penuh, bahwa ada tugas yang belum terselesaikan. Bahwa ada aneka penyimpangan, itu adalah tugas untuk penataan. Jika ada pageblug berkepanjangan, itu adalah tugas untuk memperkuat diri.

Sekuat dan sehebat apa pun kita, akan kembali ke sangkan paraning dumadi. Tak ada guna adigang, adigung, adiguna. Lerem, sidhem, jenjem, ayem.

Halus. Itulah Jawa, Jawi, Jiwa, Jinawi. Penuh kesantunan, empati, dan welas asih.

Sura adalah waktunya kita kita menata diri

 

Rangga Sujali

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kebakaran Rumah Warga Mrebet, Bara Api Tungku Dikira Sudah Padam, Ternyata Merambat ke Kayu Bakar

Selanjutnya

Upacara Hari Pramuka Banyumas Dilaksanakan Terbatas, Tanpa Pasukan Tunas Muda

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Berawal dari MiChat, Pria Asal Kalibagor Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun

Berawal dari MiChat, Pria Asal Kalibagor Diduga Cabuli Remaja 15 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026

Pentas Musikal “Soko Tani” Gaungkan Semangat Swasembada Pangan, 500 Mahasiswa Unnes Terpukau

Pentas Musikal “Soko Tani” Gaungkan Semangat Swasembada Pangan, 500 Mahasiswa Unnes Terpukau

Sabtu, 25 Juli 2026

Indiebanyumas Angkat Diskusi Rempah Nusantara Lewat Bedah Buku di Purwokerto

PILIHANNYA HANYA REFINANSIALISASI (Bagian 3)

Jumat, 24 Juli 2026

Selanjutnya

Upacara Hari Pramuka Banyumas Dilaksanakan Terbatas, Tanpa Pasukan Tunas Muda

Puluhan Ibu Hamil Desa Sawangan Ajibarang Ikuti Vaksinasi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com