INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Selama PPKM Darurat, Pendapatan Retribusi Terminal Bulupitu Turun Drastis

Kamis, 5 Agustus 2021

PURWOKERTO – Selama diberlakukannya PPKM Darurat (3/7) sampai (20/7) pendapatan retribusi terminal Bulupitu alami penurunan yang sangat drastis.

“Pendapatan turun banget, kemarin yang biasanya bisa Rp. 500 ribu perhari, paling kemarin hanya Rp. 200 ribu perhari, jadi memang turun, bahkan ada yang sampai Rp. 100 ribu perhari” kata Aris Setiawan, Kepala Seksi Terminal Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas kepada Radarbanyumas.co.id, Kamis (5/8). PPKM Diperpanjang, Pegiat Wisata Menjerit

Sudah mendingan dan mulai alami peningkatan kembali pada PPKM Level 4 saat ini, Ia melanjutkan, pada masa pemberlakua PPKM Darurat, terminal benar-benar sepi.

“Bahkan PPKM Darurat kemarin tanggal 3 sampai tanggal 20 itu benar-benar sepi, jarang pengunjung. Karena mungkin mereka yang mau keluar juga takut, dan juga orang bepergian saat itukan syaratnya ketat, dan mungkin itu yang membuat masyarakat sepi keluar,” lanjunya.

Saat pemberlakuan PPKM Darurat, pendapatan Rp. 100 ribu sampai Rp. 200 ribu. Saat ini sudah alami peningkatan kembali Rp. 500 ribu perhari.

“Kemudian PPKM dilanjutkan level 4, itu sudah agak mendingan, sudah bisa 500 ribu lebih perhari. Sudah agak ramai lagi, karenakan juga mungkin ada kelonggaran,” tambahnya.

Namun dengan kondisi pendapatan retribusi yang menurun drastis pada masa pemberlakuan PPKM Darurat itu, menurutya, target pendapatan retribusi terminal tidak akan direvisi.

“Kita targetnya untuk keselurunan terminal itu Rp. 635 juta pertahun, itu ada terminal ajibarang wangon, dan bulupitu, untuk bulupitu sendiri Rp 355 juta pertahun. Jadi kemarin kita mau revisi ternyata kita pikir, nah ini kayaknya sudah ada kenaikan, jadi kita liat perkembangan. Apalagi tarif juga sudah naik, dan mudah-mudahan dengan target yang ada bisalah tercapai,” pungkasnya. (win)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

PT Banyumas Investama Jaya diminta beli produk TPST

Selanjutnya

Ini Penampilan Taman Bluemoon Cilacap Usai Divermak Rp 400 Juta

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Raperda Pilkades Banyumas Sisakan Tanda Tanya, Nasib Kades Dua Periode Masih Menggantung

Raperda Pilkades Banyumas Sisakan Tanda Tanya, Nasib Kades Dua Periode Masih Menggantung

Selasa, 30 Juni 2026

Disrupsi LSM: Dr. Barid Hardiyanto Tawarkan Peta Jalan Baru

Polemik Tambang Batu Kapur di Ajibarang, Warga Desak Pembuktian Lapangan, LPPSLH Minta Moratorium Aktivitas

Selasa, 30 Juni 2026

APSSI Soroti Dampak PSN dan Tolak Pelemahan Prodi Sosiologi, Desak Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan

APSSI Soroti Dampak PSN dan Tolak Pelemahan Prodi Sosiologi, Desak Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan

Selasa, 30 Juni 2026

Selanjutnya

Ini Penampilan Taman Bluemoon Cilacap Usai Divermak Rp 400 Juta

Ibu Hamil Positif Covid Dikarantina Terpusat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com