INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Bangun Generator Oksigen di RSUD Cilacap, Pemkab Akan Gandeng Sejumlah Pihak

Selasa, 3 Agustus 2021

CILACAP – Guna mengatasi masalah ketersediaan oksigen, Pemkab Cilacap berencana membuat Generator Oksigen di RSUD Cilacap.

Hal itu diutarakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dian Setyabudi saat mengikuti Pendampingan Penyusunan Action Plan Program Pengendalian Covid-19 Daerah secara virtual, Jumat (30/7). Menurutnya generator itu, akan dibangun di RSUD Cilacap.

Ia mengatakan, selain upaya pembangunan oksigen generator, upaya mengatasi masalah ketersediaan oksigen juga dilakukan dengan menggandeng beberapa pihak.

“Kami mengusahakan mendapatkan bantuan pengisian oksigen dari PT Krakatau Steel sebanyak 120 tabung dua kali dalam seminggu, serta pengisian langsung ke pabrik oksigen di Samator Kendal dan Tegal. Pemkab Cilacap juga sudah menerima 50 unit oksigen konsentrator dari Pertamina RU IV Cilacap,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji memaparkan sejumlah usaha telah dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19, salah satunya vaksinasi.

Namun demikian, upaya vaksinasi terkendala sulitnya mendapatkan vaksin. Selain itu, Pemkab Cilacap juga mengaku sulit mendapatkan oksigen.

Dalam kegiatan pendampingan Penyusunan Action Plan Program Pengendalian Covid-19 Daerah, bupati berharap pemerintah dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Adapun Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) A. Pitoyo Adhi, menjelaskan permasalahan umum pengendalian pandemi di daerah yaitu kurangnya layanan fasilitas kesehatan, banyaknya berita hoax, ketidakdisiplinan protokol kesehatan.

Sejauh ini, lanjut dia belum semua desa/kelurahan membentuk posko dan mengalokasikan anggaran penangan Covid-19. Di tingkat kecamatan, supervisi dan pelaporan dinilai belum optimal.

Di Puskesmas, penyediaan layanan terhadap isoman masih kurang. Demikian juga di tingkat provinsi/kabupaten/kota, dukungan kepada posko desa/kelurahan serta kemapuan leadership dan kreativitas tidak seragam.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kuota Astra Zeneca di Banyumas Ditambah 50

Selanjutnya

Melongok Produksi Gamelan di Ambang Kepunahan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Wabup Lintarti Buka Rakor PKUB, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama di Banyumas

Wabup Lintarti Buka Rakor PKUB, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama di Banyumas

Sabtu, 4 Juli 2026

Polresta Banyumas Ungkap Kasus Penggelapan Mobil Pajero Rp200 Juta, Dua Pelaku Diamankan

Polresta Banyumas Ungkap Kasus Penggelapan Mobil Pajero Rp200 Juta, Dua Pelaku Diamankan

Sabtu, 4 Juli 2026

Hari Kedua Pencarian Lansia di Hutan Bukit Tobong, Tim SAR Temui Kendala Vegetasi Rapat

Hari Kedua Pencarian Lansia di Hutan Bukit Tobong, Tim SAR Temui Kendala Vegetasi Rapat

Sabtu, 4 Juli 2026

Selanjutnya

Melongok Produksi Gamelan di Ambang Kepunahan

Bupati Purbalingga: Beras Tidak Sesuai Langsung Diganti

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com