INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Revitalisasi Pasar Pon: Hilangkan Kesan Becek dan Kumuh

Jumat, 30 Juli 2021

PURWOKERTO – Pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Pon ditargekan berlangsung sekitar empat bulan.

Selama proses pengerjaan, para pedagang menempati bedeng sementara yang berada di lapangan Rejasari Purwokerto Barat.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Sarikin menjelaskan, saat proses pembongkaran bangunan lama Pasar Pon sedang berlangsung.

Pembangunan pasar dengan nilai anggaran sekitar Rp 6 miliar tersebut tidak memakan waktu yang lama.

“Pengerjaannya cukup empat bulan dan akhir Desember harus sudah selesai. Sebab anggarannya hanya untuk tahun 2021 saja,” ungkapnya, baru-baru ini.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Konsep revitalisasi pasar yang berada di Jalan Jenderal Soedirman Barat ini, hampir sama dengan Pasar Manis yang lebih dulu telah direvitalisasi.

“Bentuk bangunan losnya hampir sama seperti bangunan los Pasar Manis. Konsepnya memang ingin kita buat seperti Pasar Manis,” ujar dia.

Saat ini pemerintah daerah terus mendorong agar keberadaan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Banyumas mengarah sebagai pasar yang sudah SNI (Standar Nasional Indonesi).

“Semua pasar tradisional seharusnya ber-SNI. Kami sekarang menuju ke arah sana,” tambah Sarikin.

Adapun konsep penekanannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan pasar.

“Jadi konsepnya dengan menghilangkan kesan pasar yang becek dan kumuh,” jelas dia.

Sementara berdasarkan data, jumlah pedagang Pasar Pon sebanyak 223 orang.

Saat ini sebagian dari mereka sudah berjualan di bedeng sementara. Namun demikian, ada pula yang menyewa kios di lokasi lain untuk berjualan.

“Untuk pedagang jenis tertentu, kemungkinan ada yang lebih memilih menyewa kios pada lokasi lain sampai pembangunan Pasar Pon selesai,” terangnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Akses jalan dibuka, Bupati Banyumas sebut untuk kepentingan masyarakat

Selanjutnya

Makin Banyak Manusia Silver Berseliweran di Purbalingga, Ini yang Dilakukan Satpol PP

TERBARU

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Rabu, 4 Februari 2026

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Rabu, 4 Februari 2026

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Makin Banyak Manusia Silver Berseliweran di Purbalingga, Ini yang Dilakukan Satpol PP

Bupati Purbalingga minta ketersediaan oksigen di RSUD terus dipantau

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com