![]()
Banyumas, indiebanyumas.com – Kabar duka (lelayu) diterima keluarga besar PDI Perjuangan Banyumas. Salah satu kader terbaik mereka, Agus Waluyo wafat pada Sabtu (17/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB, diduga kuat akibat positif terpapar Covid-19. Agus yang ditugasi partai mengemban jabatan sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kembaran menghembuskan nafasnya yang terakhir di RSUD Banyumas hanya dua hari dirinya dirawat di sana.
“Duka yang begitu dalam bagi kami keluarga besar PDI Perjuangan Banyumas, Semoga almarhum mendapatkan surganya Allah Subhanahu Wa Ta’alla. Kepada keluarga yang ditinggalkan untuk bisa bersabar atas kepergian almarhum, saya bersaksi beliau orang baik,” kata Febrian Nugroho, pengurus DPC PDI Perjuangan Banyumas kepada indiebanyumas.com.
Wakil Bupati Banyumas Drs Sadewo Tri Listiono menyatakan, almarhum adalah salah satu kader terbaik partai yang selama ini selalu ikut aktif dalam memperjuangkan visi dan misi partai.
“Saya bersaksi beliau juga secara individu adalah sosok yang baik, memiliki banyak teman bukan hanya dari kalangan partai tetapi juga masyarakat secara luas mengenal almarhum sebagai sosok yang bersahaja,” kata Wabup.
Belum juga kesedihan atas wafatnya Agus mereda, kabar lelayu juga kembali terdengar hanya selang beberapa jam setelah Agus Waluyo wafat. Kabar itu disampaikan oleh anggota WAG PDI Perjuangan pada pukul 23.00 WIB yang menyampaikan Sekretaris PAC Wangon, Rudianto juga meninggal dunia ketika sedang dalam perawatan di RSUD Banyumas. Pesan yang disampaikan pengurus di grup whatsapp itu berisi, ‘Innalilahi Waa innalilahi Rojiun, Semoga Almarhum Mas Rudianto sekretaris PAC PDI Perjuangan Wangon diampuni dosanya, diterima semua amal baiknya dan semoga almarhum Khusnul Khotimah….kami akan mengenangnya selama ini almarhum berjuang membesarkan PDI Perjuangan Banyumas.’
Ucapan belasungkawa pun langsung disampaikan oleh para pengurus maupun kader PDI Perjuangan melalui Whatsapp Group (WAG) PDI Perjuangan Banyumas mulai dari para pengurus ranting hingga pengurus DPC serta mereka duduk sebagai anggota wakil rakyat.
“Kabar ini langsung kami ketahui melalui WAG yang beranggotakan para kader dan pengurus di seluruh Banyumas. Kami semua kehilangan sosok beliau berdua, saya juga bersaksi beliau-beliau ini adalah sosok yang baik serta para kader terbaik partai,” kata Bendahara PAC Cilongok, Sri Wilujeng.
Kabar yang diperoleh indiebanyumas.com, kedua pengurus partai berlogo kepala banteng moncong putih ini sama-sama dirawat di RSUD Banyumas. Diduga, keduanya juga wafat akibat positif terpapar Covid 19.






