PURWOKERTO – Covid-19 masih terus menyerang tenaga kesehatan (nakes) di Banyumas. Tidak main-main belasan nakes yang betugas di Puskesmas Karanglewas positif Covid-19. Imbasnya puskesmas harus ditutup sementara sejak 14 hingga 20 Juli mendatang.
Kabid Yankes Dinkes Banyumas, dr. Arif Sugiyono mengatakan kurang lebih 19 nakes di Puskesmas Karanglewas yang positif Covid-19. Sebagian lainnya masih menunggu hasil swab PCR keluar. Karena puskesmas tutup sementara, pelayanan dialihkan ke Puskesmas 1 Cilongok, Kedungbanteng dan Patikraja.
“Pelayanan tracing dan vaksinasi ke desa-desa tetap jalan,” katanya kepada Radarmas, Jumat (16/7).
dr. Arif memastikan selain Puskesmas Karanglewas tidak ada puskesmas lainnya yang sampai tutup sementara.
“Puskesmas lainnya tidak ada,” terang dia.
Sementara itu, keganasan Covid-19 dalam minggu ini kembali merenggut korban jiwa dari kalangan dokter. Setelah 1 dokter yang menjabat sebagai kepala salah satu puskesmas di Banyumas meninggal, minggu ini satu dokter yang bertugas di rumah sakit milik Pemkab Banyumas meninggal.
Setelahnya 1 perawat perempuan yang bertugas di rumah sakit yang sama juga menjadi korban Covid-19. Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Banyumas, Slamet Setiadi S.Kep. Ns. MM ketika dikonfirmasi Radarmas mengatakan keduanya positif Covid-19 dan ada komorbidnya.
“Yang perawat belum divaksin karena sedang hamil 30 minggu. Sejak bulan Januari,” pungkasnya. (yda)






