PURBALINGGA – Sejumlah puskesmas di Kabupaten Purbalingga mulai merawat pasien Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mengatasi masalah terbatasnya kapasitas ruang perawatan pasien Covid-19, di sejumlah Rumah Sakit Umum (RSU).
“Sejumlah puskesmas rawat inap di Purbalingga sudah mulai merawat pasien positif Covid-19. Seperti di Puskemas Karangrengah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono kepada Radarmas, kemarin.
Dijelaskan, hal itu dilakukan karena ruang perawatan di sejumlah RSU sudah mulai penuh. Sehingga puskesmas berinisiatif merawat pasien positif Covid-19.
“Masih terbatas merawat pasien yang memiliki gejala sedang. Sedangkan dengan gejala berat tetap dirujuk ke rumah sakit,” jelasanya.
Dia mengakui, langkah insiatif dari puskesmas cukup menggembirakan. Sebab, saat ini pihaknya tengah mengalami permasalahan terbatasanya ruang perawatan pasien positif Covid-19 di RSU.
Hanung mengungkapkan, Pemkab Purbalingga menyiapkan dana talangan untuk dua RSUD yang dimiliki untuk perawatan pasien Covid-19.
“Jika anggaran klaim Covid-19 rumah sakit belum turun, pemkab akan memberikan dana talangan terlebih dahulu. Ini dilakukan agar perawatan pasien positof Covid-19 di RSUD tetap maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data Dinkes Kabupaten Purbalingga, Kamis (15/7), jumlah pasien aktif positif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga mengalami penurunan.
Per Rabu (14/7), jumlah pasien aktif positif Covid-19 berjumlah 2.967 pasien. Terdiri dari 226 pasien dirawat di RSU dan 2.741 pasien menjalani isolasi mandiri (isoman).
Jumlah tersebut menurun 10 pasien berdasarkan data Selasa (13/7) lalu. Saat itu, jumlah pasien positif aktif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga berjumlah 2.976 pasien. Terdiri dari 221 pasien dirawat di RSU dan 2.755 pasien menjalani isoman.
Turunnya jumlah pasien aktif Covid-19 itu, disebabkan naiknya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani isoman ataupun perawatan di RSU. Meski sebenarnya penambahan kasus positif aktif juga masih tinggi, yakni 360 kasus pada Rabu (14/7).
Data terakhir jumlah pasien sembuh secara kumulatif mencapai 8.130 pasien. Sedangkan pada sehari sebelumnya berjumlah 7.772 pasien. Sedangkan, penambahan jumlah pasien yang meninggal juga mulai mengalami penurunan. Yakni hanya bertambah sembilan pasien. Sebelumnya penambahan selalu berada di atas 10 pasien per hari.
Pada Rabu (14/7) ditemukan 516 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Sedangkan, pada Selasa (13/7), jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia berjumlah 505 pasien. (tya)






