INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Awas! Perbatasan Masuk Cilacap Kembali Diperketat, Warga Luar Daerah Akan Diswab Secara Acak

Minggu, 27 Juni 2021

Cilacap – Perbatasan pintu masuk ke Cilacap bakal diperketat menyusul melonjaknya kasus Covid. Satgas akan melakukan swab antigen secara acak kepada warga ber-KTP non Cilacap yang tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19.

Pengetatan dan penyekatan di perbatasan pintu gerbang masuk Kabupaten Cilacap akan dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Terlebih saat ini Cilacap termasuk dalam wilayah zona merah diantara 26 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Dinas Perhubungan Cilacap Tulus Wibowo mengatakan, bahwa pihaknya bersama Satgas penanganan Covid-19 sudah mulai melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan Cilacap, namun belum sepenuhnya diberlakukan serentak di seluruh perbatasan.

“Penyekatan sudah mulai kita lakukan, besok (Minggu) juga akan kita sekat di perbatasan, kita akan lakukan di Mergo Dayeuhluhur,” kata Tulus usai meninjau vaksinasi di Graha Darussalam Cilacap, Sabtu (26/06).

Tulus menambahkan, dalam penyekatan tersebut akan menjaring pelaku perjalanan yang ber-KTP non Cilacap. Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat negatif Covid, maka Satgas akan melakukan swab antigen di tempat.

“Swab dilakukan sampling, itu akan terus dilakukan, nanti kalau perkembangannya tinggi akan dilakukan disemua titik lagi seperti dulu,” ujarnya.

Tulus menambahkan, untuk pengetatan dan penyekatan dengan sampling swab antigen dilaksakan seminggu sekali, sesuai dengan Inbup nomor 15 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro. Sedangkan pengetatan dan penyekatan selanjutnya akan dibahas dalam rapat bersama Satgas Covid.

Selain itu, untuk mengurangi mobilitas masyarakat di wilayah kota Cilacap, pihaknya juga sedang mengusulkan kepada Sekda Cilacap untuk menutup sementara jalur masuk alun-alun Cilacap.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Cilacap, angka kasus Covid di Cilacap hingga Sabtu (26/06) mencapai 15.297 kasus, dengan rincian 1.917 kasus positif aktif, 12.789 sembuh, 591 meninggal dunia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Siap Hadapi Bencana PMI Banyumas Adakan Pelatihan Dapur Umum

Selanjutnya

Bupati Purbalingga ajak warga perangi narkoba

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Kapolresta Banyumas Salurkan Baksos di Pos Pengamanan OKC 2026

Kapolresta Banyumas Salurkan Baksos di Pos Pengamanan OKC 2026

Kamis, 19 Maret 2026

Satpol PP Banyumas Amankan Pengamen Obor yang Viral Pukul Pengendara

Satpol PP Banyumas Amankan Pengamen Obor yang Viral Pukul Pengendara

Kamis, 19 Maret 2026

Kapan 1 Syawal? Kemenag Putuskan Malam Ini dalam Sidang Isbat

Kapan 1 Syawal? Kemenag Putuskan Malam Ini dalam Sidang Isbat

Kamis, 19 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Bupati Purbalingga ajak warga perangi narkoba

Kerumunan Saat Vaksinasi di Purbalingga, Ini Penjelasan Polisi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com