PURWOKERTO – Ruangan dan alat tap tiket sudah terpasang di Terminal Bulupitu Purwokerto. Namun penerapan zona bertiket di Terminal Bulupitu Purwokerto, belum bisa diterapkan dalam waktu dekat.
Menurut Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purwokerto, Antonius Bayu Setiawan Dwi Putranto, S SiT, MT, masih ada PR yang perlu direalisasi. Salah satunya yaitu menyediakan tempat untuk menurunkan penumpang yang turun di Terminal Bulupitu Purwokerto.
“Zona bertiket khusus untuk penumpang yang berangkat dari Terminal Bulupitu, yang memiliki tiket, biasanya untuk bus antar kota antar propinsi (AKAP),” ujarnya.
Dia mengatakan, sudah direncanakan membuat anjungan untuk menurunkan penumpang di sisi utara terminal. Namun kendalanya di anggaran yang terbatas.
Pihaknya sudah mengajukan surat ke balai. Terkait anggaran untuk anjungan menurunkan penumpang.
“Mungkin saja ada anggaran sisa atau ada kegiatan yang dibatalkan, dan bisa dialihkan ke sini,” katanya.
Selain itu perlu persiapan menerapkan sistem pesan tiket dalam satu aplikasi. Semua perusahan PO bus tergabung dalam satu aplikasi tersebut. Selama ini, sistem pesanan tiket melalui aplikasi dilakukan masing-masing perusahaan.
Bayu menyampaikan, Kementerian Perhubungan sudah menyediakan aplikasi. Perusahan PO bus bisa bergabung secara gratis. Namun perlu ada proses juga.
“Perlu siap beralih aplikasi, apalagi mereka sudah mengeluarkan modal bikin aplikasi,” ujarnya.
Adapun ruang zona bertiket di Terminal Bulupitu Purwokerto, ada di area dekat pemberhentian bus antar kota antar propinsi (AKAP). Saat ini penumpang bus bertiket rata-rata untuk bus AKAP. Namun tidak menutup kemungkinan, nantinya bus antar kota dalam provinsi (AKDP) juga dikenakan tiket. Untuk memudahkan perjalanan. (ely)






