INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Imbas Kedelai Mahal, Pedagang di Majalengka Iris Tipis Tahu-Tempe

Jumat, 28 Mei 2021

Majalengka – Mahalnya harga keledai berdampak kepada sejumlah perajin dan pedagang tahu-tempe di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Para pedagang yang berjualan di pasar tradisional pun menyiasatinya dengan iris tipis tahu-tempe.
Pedagang tahu-tempe di Pasar Sindangkasih harus menjual tahu-tempe dengan ukuran yang lebih kecil dari biasanya. Mereka pun mendapat protes dari para pembeli.

“Iya ini ukurannya lebih kecil memang, karena harga kedelainya naik. Jadi, perajin memperkecil ukurannya. Pembeli banyak yang protes, katanya makin kecil terus,” kata Eti (50), pedagang tahu tempe di Pasar Sindangkasih, saat ditemui detikcom, Jumat (28/5/2021).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Menurutnya, ukuran tahu-tempe yang diperkecil oleh perajin dilakukan untuk menghindari naiknya harga salah satu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia itu. Namun, kata Eti, ada juga perajin yang tidak memperkecil ukuran dan memilih menaikkan harganya menjadi Rp 500 hingga Rp 1.000 dari biasanya.

Eti mengingatkan kepada pembeli agar tidak kaget jika melihat tahu-tempe berukuran tipis saat ini. “Ada juga sih yang ukurannya tetap, tapi harganya naik. Kalau pembeli kan maunya harga murah. Jadi saya minta pembeli jangan kaget sekarang kalau tahu-tempe ukurannya lebih kecil, soalnya kedelainya naik terus harganya,” tutur Eti.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Supriadi, pengelola Pasar Sindangkasih mengungkapkan, meski harga kedelai tengah melonjak saat ini, pedagang tahu-tempe tetap berjualan seperti biasa. “Pedagang tahu-tempe itu ada sekitar 15 sampai 20 orang. Saat ini mereka berjualan masih normal, tadi pagi saya lihat masih jualan semua,” ucap Supriadi. (bbn/bbn)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

PDIP Ungkit Kocek Tipis Saat Pilgub 2013, Ganjar: Saya Tak Punya Modal

Selanjutnya

Gara-gara Sebut Ada Dugaan Korupsi di Kodim 0712 Tegal, Ketua LSM Ini Didakwa 7 Pasal Berlapis

TERBARU

Polresta Banyumas Tahan Eks Pimpinan Lembaga Keagamaan dan Dosen dalam Kasus Dugaan Pencabulan

Polresta Banyumas Tahan Eks Pimpinan Lembaga Keagamaan dan Dosen dalam Kasus Dugaan Pencabulan

Jumat, 13 Februari 2026

Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Kemranjen, Bus Diduga Selip

Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Kemranjen, Bus Diduga Selip

Jumat, 13 Februari 2026

Pemenang Hadiah Utama Ucapkan Syukur Usai Polemik Jalan Sehat HUT ke-80 RI Banyumas Berakhir

Pemenang Hadiah Utama Ucapkan Syukur Usai Polemik Jalan Sehat HUT ke-80 RI Banyumas Berakhir

Jumat, 13 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Gara-gara Sebut Ada Dugaan Korupsi di Kodim 0712 Tegal, Ketua LSM Ini Didakwa 7 Pasal Berlapis

KASN Enggan Ikut Campur Kisruh TWK dan Alih Status Pegawai KPK

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com