BANJARNEGARA – Saat ini banyak SD di Kabupaten Banjarnegara yang tidak memiliki kepala sekolah. Penyebabnya banyak kepala sekolah yang memasuki usia pensiun. Untuk itu, dinas berencana menyelenggarakan seleksi untuk mengisi kekurangan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Banjarnegara Noor Tamami mengatakan saat ini banyak sekolah tidak memiliki kepala sekolah.
“Sekarang kekurangan kepala sekolah, terjadi karena kebanyakan pensiun. Pada tahun 2021 kami berencana menyelenggarakan tes,” kata dia.
Noor Tamami mengatakan, kekurangan kepala sekolah ini paling banyak terjadi di SD. “Tahun ini ada kuota untuk seleksi kepala sekolah. Kemarin kekurangannya sekitar 54 kepala sekolah SD. Kalau SMP paling kekurangannya hanya sekitar empat,” paparnya.
Dikatakan, saat ini kepala sekolah yang bagus bisa menjabat sampai empat periode. Lebih lama dari kebijakan sebelumnya yang hanya dua periode. Kebijakan ini diharapkan turut mengurangi kekurangan kepala sekolah.
“Dulu yang satu periode empat tahun, maksimal hanya menjabat sampai dua periode. Sekarang tidak, bisa sampai periode ketiga. Bahkan kalau yang hasilnya bagus, pengelolaan sekolahnya bagus bisa maju ke periode keempat,” lanjutnya. (drn)