INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Selasa, 5 Oktober 2021

KEBUMEN – Pengadilan Agama Kelas 1 A Kebumen mencatat angka perceraian di tahun 2021 ini mencapai 2676 kasus. Penyebabnya didominasi lantaran faktor ekonomi dan pertengkaran dalam rumah tangga.

Hal itu dikatakan Panitera PA Kebumen Muhammad Salafudin saat ditemui di ruangannya Selasa, 5 Oktober 2021. Peningkatan perceraian dimungkinkan akan meningkat, dan lebih tinggi dari tahun tahun sebelumnya.

Dijelaskannya, faktor utama perceraian kanra perselisihan dan pertengkaran sebanyak 961 kasus dan problem ekonomi 861 kasus. Kemudian faktor yang meninggalkan salah satu pihak berjumlah 255 kasus.

Dari jumlah asus perceraian tersebut, kebanyakan yang menggugat dari pihak wanita atau sepertiga dari keseluruhan kasus yakni 1611 kasus. Sedangkan laki laki yang mentalak istrinya sejumlah 492 kasus kemudian diajukan ke Pengadilan Agama Kebumen. Selebihnya, yang mengajukan dispensasi kawin tercatat ada 214 orang.


Hingga saat ini Pengadilan Agama Kebumen menyidangkan sedikitnya 60 sampai 70 pasangan dalam setiap harinya dan pelayanan di 3 ruang sidang. Sedangkan untuk putusan perkara dalam perhari mencapai 15 sampai 20 putusan persidangan.

” Sampai bulan ini berjumlah 2676 tahun dan tahun lalu tercatat 3252, akan tetapi ini baru bulan Oktober kemungkinan akan bisa bertambah di tahun 2021 ini,” Jelasnya.

Sejaitnya, sejumlah upaya juga telah di lakukan oleh Pengadilan Agama Kebumen, untuk mendamaikan kedua belah pihak. Salah satunya dengan melakukan mediasi antara pasangan suami istri yang berselisih, agar ada titik temu dan perceraian itu tidak terjadi Namun apa dikata, masyarakat yang mengajukan gugatan perceraian sudah sangat sulit untuk dipersatukan kembali.

‘’ Pada prinsipnya Pengadilan Agama selalu mempertemukan pasangan suami istri untuk berdamai dan rukun kembali.,’’Pungkasnya.(k24/imam/arta).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Polres Purbalingga gencarkan vaksinasi massal di sekolah

Selanjutnya

Wisata Air Serayu Akan Ditambah Dua Dermaga Lagi

TERBARU

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

1.055 Butir Obat Terlarang Disita, Polresta Banyumas Bekuk Pengedar di Wangon

Senin, 30 Maret 2026

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Siaga SAR Lebaran Usai, Kantor SAR Cilacap Catat Lonjakan Operasi 400%

Senin, 30 Maret 2026

NII Crisis Center Bentuk Tim Mediasi untuk Selesaikan Penolakan Gereja di Bandar Lampung

Ken Setiawan : Dari Rekrutmen Terbaik NII hingga Pejuang Toleransi yang Menemukan Tuhan dalam Keberagaman

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Wisata Air Serayu Akan Ditambah Dua Dermaga Lagi

Gelar Operasi Yustisi, Polsek Sadang Kebumen Jaring Pelajar Belum Cukup Umur Naik Motor

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com